Hati hati, 4 Penyakit Mulut ini Disebabkan oleh Rokok!

rokok

Rokok. Apa yang terlintas di pikiranmu setelah membaca kata itu?

Teman Sehat pasti sudah tahu kan, banyak penyakit yang ditimbulkan oleh kebiasaan merokok?

Nah kali ini, ayo kita bahas secara khusus dampak merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut. Yuk kita simak!

Menurut asosiasi dokter gigi Amerika, ada beberapa dampak dari merokok terhadap rongga mulut. Apa aja sih?

1. Nafas berbau tidak sedap

Rokok mengandung bahan volatile sulfur yang diduga menjadi penyebab bau mulut. Partikel ini mengendap di tenggorokan dan paru paru yang bisa bertahan selama berjam-jam. Nah, inilah yang menyebabkan bau mulut perokok. Tidak hanya itu, bahan kimia lain dalam asap rokok juga tetap berada dalam mulut, yang juga menjadi penyebab lain dari bau mulut.

2. Gigi berwarna kekuningan

gigi kuning

Sadar ngga Teman Sehat kalau gigi perokok cenderung berwarna lebih kuning, atau kecoklatan dibanding pada umumnya? Perubahan warna ini disebabkan noda yang tertinggal, atau yang biasa disebut stain, karena tembakau. Tingkat keparahan dari stain ini tergantung pada durasi dan frekuensi kebiasaan. Angka kejadian gigi kekuningan akibat merokok ini berkisar 54,2% dari semua orang dewasa yang merokok di Inggris. Perubahan warna pada gigi ini ngga cool dan pasti menyebabkan berkurangnya kepercayaan diri dari perokok ya!

3. Penyakit gusi

Penelitian di Australia mengungkapkan, bahwa ada hubungan antara perokok dengan penyakit gusi. Merokok menyebabkan gangguan pada fungsi normal sel pada jaringan gusi.  Gangguan ini menyebabkan perokok lebih mudah terkena infeksi penyakit seperti penyakit gusi dan jaringan penyangga gigi (penyakit periodontal). Bakteri penyebab plak pada gigi apabila disertai keadaan rongga mulut (oral hygiene) yang buruk dan terakumulasi dalam jangka waktu lama akan menyebabkan respon peradangan pada gusi, kemudian akan menyebabkan penurunan tulang pada jaringan penyangga gigi. Penurunan tulang ini akan menyebabkan gigi goyang kemudian tanggal. Ngga mau kan gigimu jadi ompong sebelum jadi kakek nenek?

4. Kanker rongga mulut

Banyak penelitian menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara kebiasaan merokok dengan angka kejadian kanker rongga mulut. Merokok menyumbang setidaknya 30% dari semua kematian akibat kanker di Amerika Serikat.

Bahan kimia yang terkandung dalam rokok diduga menjadi racun yang memicu sel kanker. Asap rokok yang mengandung racun dalam dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga sulit untuk membunuh sel-sel kanker. Ketika ini terjadi, sel-sel kanker terus berkembang tanpa berhenti. Hii, serem ya!

Nah! Bagi kamu yang tidak merokok, mari bersyukur karena kita memiliki peluang lebih besar untuk terhindar dari penyakit-penyakit menyeramkan akibat rokok. Buat kamu yang sudah terlanjur merokok, ayo kita bersama-sama menghentikan kebiasaan merokok! Let’s be healthy, guys!

Bagaimana pendapatmu? Yuk, tuliskan di kolom komentar! (agt&don)

Related Posts

  1. asalamualaikum….slmt sore,sekiranx d sini saya mau bertanx,apakah bengkak pipi jg mnjadi bagian kangker rongga mulut,ttpi tdk d rasa sakit dan ini trjdi pada suamiku sendiri,mohon penjelasanx trimakasih,asalamualaikum..

Leave a Reply

Your email address will not be published.