Kamu Takut Gemuk? Hati-hati, Mungkin Kamu Mengalami 4 Masalah Ini

takut gemuk

Halo Teman Sehat! Apakah kamu takut gemuk? Kebanyakan orang, terutama perempuan, merasa ngga puas dengan bentuk tubuhnya, entah merasa terlalu gemuk atau terlalu kurus. Nah, pendapat atau persepsi seseorang akan kondisi tubuhnya disebut sebagai body image.

Tapi, taukah kamu? Ternyata, hal ini seringkali body image yang salah dapat berakibat pada munculnya berbagai perilaku negatif, seperti diet ketat, memuntahkan kembali makanan yang udah dimakan, dan lain sebagainya. Ternyata, hal-hal seperti itu tergolong gangguan psikologis loh.

Nah, kali ini kita akan bahas masalah-masalah kesehatan yang berkaitan dengan body image, khususnya penyebab takut gemuk yang salah. Here we go:

1. Anoreksia nervosa

Anoreksia merupakan gangguan makan yang serius ditandai dengan kelaparan dan penurunan berat badan berlebihan. Orang yang mengidap gangguan ini menganggap bahwa dirinya gemuk dan berusaha menurunkan berat badan secara terus menerus lewat diet ketat ataupun aktivitas fisik berlebihan, padahal tubuhnya udah kurus banget.

Pernah mendengar kasus kematian Jeremy Gillitzer seorang model pria yang menderita anoreksia? Model ini menjalankan diet ketat yang membuat tubuhnya sangat kelaparan dan meninggal pada usia 38 tahun dengan berat badan sekitar 30 kg.

2. Bulimia nervosa

Bulimia merupakan jenis gangguan makan dimana penderita mengonsumsi makanan dalam porsi besar pada satu waktu kemudian dengan segera memuntahkan makanan itu kembali. Terdapat 2 tipe bulimia, yaitu:

  • purging bulimia (secara teratur memuntahkan makanan secara paksa atau penyalahgunaan obat pencahar dan diuretik)
  • nonpurging bulimia (menggunakan metode mencegah kenaikan berat badan, seperti puasa, diet ketat atau olahraga berlebihan untuk membakar kalori yang masuk lewat makanan).

Menurut National Institue of Mental Health (2016), sekitar 1.1-4.2% wanita pernah mengalami bulimia semasa hidupnya. Sebuah penelitian di Jakarta tahun 2007 menunjukan bahwa 27% remaja memiliki kecenderungan bulimia nervosa.

3. Eating Disorder not Otherwise Specified (EDNOS)

Penderita EDNOS memiliki gejala yang hampir mirip dengan anoreksia dan bulimia. Biasanya penderita sangat terganggu pola makannya dan memiliki ketakutan berlebih untuk mengalami kenaikan berat badan. Tanda-tanda fisik EDNOS seperti berat badan naik-turun, gangguan siklus menstruasi, sering sakit karena sistem imun terganggu, dll.

Tanda-tanda psikologisnya berupa ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh yang berlebihan, rendah diri dan merasa malu, sensitif dengan makanan, dll. Tanda-tanda perilaku antara lain diet berlebihan, perubahan preferensi makanan, perilaku anti-sosial, dll. Hati-hati ya Teman Sehat, karena gangguan ini ini dapat berakibat pada kemandulan, baik pada laki-laki ataupun perempuan loh!

4. Other specified feeding and eating disorers (OSFED)

Beberapa gejala klinis OSFED antara lain penurunan berat badan secara signifikan tapi masih dalam kisaran normal, mengalami anoreksia dan bulimia nervosa dengan frekuensi rendah, memuntahkan makanan, dan mengalami night eating syndrome. Secara umum, kamu bakal melihat tanda-tanda seperti sangat concern dengan berat badan, perubahan perilaku makan, dan perubahan kepribadian dan perilaku sosial.

Masalah takut gemuk ini banyak terjadi pada wanita khususnya para remaja dan mereka yang beranjak dewasa loh. Jadi, kamu patut waspada apabila kamu atau teman kamu punya gejala-gejala di atas! Bagaimanapun berat badan ideal adalah yang terbaik. (agt&don)

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *