Di tengah gaya hidup serba cepat, generasi muda di Indonesia justru makin selektif soal apa yang akan dikonsumsi. Nongkrong di cafe aesthetic dengan outfit kekinian memang masih menjadi ‘kalcer’ tersendiri. Tapi, sekarang bukan cuma tampilan yang menjadi perhatian, ngga sedikit masyarakat yang lebih mindfull dalam memilih minuman yang akan dikonsumsi.
Selain enak dan instagramable, biasanya minuman yang memiliki “nilai sehat” jauh lebih diminati. Ini karena semakin banyak anak muda yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, termasuk bahaya konsumsi gula berlebih. Apalagi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga sudah memberi anjuran untuk membatasi konsumsi gula, yaitu ngga lebih dari 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari. Nah, sebagai pengganti miuman manis, berikut ini tiga rekomendasi minuman rendah gula yang bisa kamu nikmati di rumah, kantor, sekolah, atau bahkan saat ngumpul bareng teman.

Water Kefir
Di antara berbagai pilihan minuman, minuman hasil fermentasi ini sering dijuluki sebagai “soda alami” karena rasanya yang sedikit asam, segar, dan berkarbonasi. Berbeda dengan kefir dari susu, water kefir menggunakan air kelapa atau sari buah sebagai media fermentasinya.
Selama proses fermentasi, ragi dan bakteri baik akan “memakan” sebagian besar gula yang ada pada bahan utama dan mengubahnya menjadi asam organik, gas karbonasi, dan senyawa-senyawa lain. Hasilnya, kandungan gula pada kefir akan lebih rendah dibandingkan dengan saat sebelum difermentasi. Ini juga yang membuat water kefir cenderung memiliki rasa asam segar, bukan manis. Selain rendah gula, minuman ini juga mengandung probiotik dan antioksidan yang baik untuk kesehatan.
Jamu
Jamu yang dulu dianggap kurang kekinian, kini justru banyak menjadi incaran. Sejak pandemi, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga daya tahan tubuh. Nah, jamu itu ibarat ‘immune booster‘ warisan lokal. Bahan utamanya, seperti kunyit, jahe, dan temulawak merupakan sumber antioksidan yang baik untuk kesehatan.
Beberapa varian jamu, seperti kunyit asam dan beras kencur biasanya paling diminati, karena selain menawarkan manfaat kesehatan, rasa rempahnya juga masih cukup ramah di lidah. Saat ini, ngga sedikit produsen yang sengaja mengurangi penggunaan gula atau beralih ke pemanis lain, seperti madu, untuk memaksimalkan rasa dan manfaat kesehatannya.

Infused Water
Sahabat Sehat bosan minum air putih tapi ngga mau mengonsumsi minuman manis? Infused water bisa jadi solusinya! Merendam potongan buah, rempah, atau sayuran segar dalam air putih akan menghasilkan minuman segar yang minim kandungan gula.
Selain rendah gula, buah yang direndam juga akan melepaskan sebagian kecil vitamin, seperti vitamin C, ke dalam air yang akan diminum. Jadi, bukan hanya menambah rasa, kamu juga akan mendapat manfaat kesehatan dari buah tersebut. Kamu bisa berkreasi dalam menggunakan bahan yang akan digunakan saat membuat infused water. Mulai dari, lemon, kiwi, timun, hingga daun mint.
Sahabat Sehat, ketiga minuman di atas bisa menjadi pilihan minuman rendah gula yang worth it dicoba. Saat ini, sehat bukan lagi tentang pantangan, tapi soal memilih dengan bijak apa yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
