Diabetalk Highlight: Apa Itu Diabetes?

diabetalk2

Halo Teman Sehat! Seperti artikel sebelumnya yang udah bahas sedikit tentang diabetes, artikel kali ini akan membahas lebih dalam tentang penyakit yang makin banyak diderita oleh orang Indonesia ini. Tulisan ini dibuat berdasarkan hasil diskusi bersama Wahyu Kurnia Yusrin Putra, SKM, MKM selaku narasumber Diabetalk, 18 November 2016 lalu.

Kencing manis, atau diabetes, alias Diabetes Mellitus, yang biasa disingkat DM, adalah penyakit yang ngga bisa disepelekan loh Teman Sehat! Penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang melebihi batas normal ini, punya dampak yang buruk banget buat tubuh dan kesehatan kita. Bahkan sampai bisa mengakibatkan kematian!

Seberapa gawat keadaan penyakit DM ini?

Gawat banget! Saat ini, DM telah menjadi 1 dari 4 fokus utama penyakit tidak menular oleh WHO (2016). Data dari WHO (2014) menunjukkan fakta sebagai berikut:

  1. Tahun 2012, sekitar 1,5 juta kasus kematian disebabkan langsung oleh DM dan 2,2 juta kasus kematian terkait dengan kadar gula darah yang tinggi

WHO memprediksi DM menjadi urutan ke-7 penyebab kematian di dunia tahun 2030.

  1. Jumlah penderita DM usia >18 tahun meningkat dari 4,7% di tahun 1980 menjadi 8,5% di tahun 2014
  2. Jumlah penderita DM meningkat pesat pada negara berpendapatan menengah dan negara miskin
  3. DM merupakan penyebab utama dari kasus kebutaan, gagal ginjal, serangan jantung, stroke dan amputasi kaki
  4. Pada tahun 2013, biaya kesehatan yang dihabiskan akibat DM mencapai 612 miliar dollar AS di tingkat global. Sementara di Indonesia, DM menempati urutan ke-4 teratas penyakit komplikasi dengan beban biaya rawat inap mencapai 313 miliar rupiah
  5. Sekitar 60% laki-laki dan 40% wanita di Asia Tenggara meninggal sebelum usia 70 tahun akibat DM
  6. Data menunjukkan bahwa DM terjadi 10 tahun lebih awal pada penduduk Asia Tenggara pada usia produktif dibandingkan Eropa
  7. Di Indonesia, RISKESDAS 2013 memperlihatkan adanya peningkatan prevalensi DM usia> 15 tahun, dari 5,7% di tahun 2007 menjadi 6,9% di tahun 2013

Serem banget kan?!

Bagaimana cara mendiagnosa diabetes mellitus?

diabetes

Ada 2 cara mudah untuk mendiagnosa DM melalui pemeriksaan kadar gula darah:

  1. Pemeriksaan gula darah puasa. Kalau kamu mau melihat kadar gula darah melalui metode ini, kamu harus berpuasa, yaitu tidak makan selama minimal 8 jam. Hasil gula darah tergolong diabetes apabila >= 126 mg/dl.
  2. Pemeriksaan gula darah sewaktu. Kamu ngga harus puasa untuk melakukan tes gula darah dengan motode ini, kamu bisa melakukan tes ini kapanpun. Kamu patut waspada akan diabetes apabila kadar gula darah sewaktu kamu >= 200 mg/dl.

Lalu, apa sih yang menyebabkan penyakit ini? Bagaimana cara mencegahnya?

Nantikan di artikel selanjutnya ya! (agt&don)

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *