3 “Susu” Alternatif untuk Penderita Lactose Intolerance

Halo Teman Sehat! Masih penasaran seputar lactose intolerance? Konsumsi susu sapi untuk penderita lactose intolerance umumnya ngga dianjurkan karena kadar laktosanya yang tinggi. Kalau dipaksakan, penderita lactose intolerance bisa mengalami kembung, keram perut dan diare. Nah, kondisi ini sering menyulitkan para ibu karena semakin sedikitnya jenis makanan yang bisa dikonsumsi si kecil. Apakah Teman Sehat mengalaminya?

Nah, kali ini kita akan membahas jenis “susu” alternatif yang bisa diberikan pada penderita intoleransi laktosa. Penasaran? Yuk, cek 3 pilihan susu berikut!

3 Susu Alternatif yang patut dicoba

Penderita intoleransi laktosa bisa memilih produk “susu” yang bersifat nabati atau yang lebih tepat kita sebut sari karena berasal dari tumbuhan, jenis “susu” ini secara alami ngga mengandung laktosa sehingga aman untuk penderita lactose intolerance. Namun walaupun begitu, dari segi rasa dan konsistensi, sari dari tumbuhan ini mirip dengan susu sapi.

  • Susu kedelai

Susu yang satu ini ngga kalah populer loh dibanding susu dari hewan! Susu berbahan kedelai ini ngga cuma rendah lemak, tapi juga mengandung kalori 2 kali lebih sedikit daripada susu sapi.  Tapi, 250 mili liter susu kedelai mengandung 7 gram protein sedangkan dengan jumlah yang sama, susu sapi mengandung 8 gram protein. Ngga jauh beda kan? Soal rasa, susu kedelai yang dijual dipasaran udah memiliki rasa yang bervariasi, mulai dari coklat, stroberi, melon, dll. Dijamin si kecil ngga bakalan bosan!

  • Susu almond

Susu berbahan dasar kacang almond ini sering disebut dengan susu kekinian dan disajikan dalam botol bening yang unik. Tapi, tahukah Teman Sehat jika kalori pada susu almond ini hanya 1/4 dari susu sapi? Selain itu, susu almond ngga mengandung lemak jenuh serta kaya akan vitamin A. Satu hal yang harus diingat, jangan berikan susu ini ya jika si kecil juga alergi kacang!

  • Susu kelapa

Kalau susu yang satu ini, apakah Teman Sehat pernah mencoba? Pada dasarnya, susu kelapa adalah hasil ekstrak kelapa tua yang ditambahkan dengan air. Di Indonesia, olahan ini lebih dikenal dengan istilah santan. Kalorinya 3 kali lebih rendah dari susu sapi.

Para penderita lactose intolerance tentunya bisa mencoba alternatif “susu-susu” di atas. Namun, jika memungkinkan pilihlah sari tumbuhan yang telah difortifikasi dengan kalsium ya, karena sebagian besar sari tumbuhan bukan sumber kalsium yang mumpuni. Teman Sehat tahu jenis susu alternatif lainnya? Yuk, share dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *