Madu Mentah vs Madu Biasa, Apa Bedanya?

Teman Sehat, madu mentah telah dijadikan pengobatan tradisional selama ratusan tahun. Madu jenis ini dipercaya lebih menyehatkan dibandingkan madu biasa yang mengalami proses pengolahan. Beberapa orang meyakini bahwa proses pengolahan akan mengurangi berbagai manfaat madu. Apa benar begitu? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Perbedaan keduanya

Madu mentah berasal dari sarang lebah langsung, mengandung bee pollen atau serbuk sari lebah, bees wax atau bagian-bagian kecil sarang lebah, bagian-bagian lebah yang telah mati, propolis, dan tinggi antioksidan. Beberapa produsen madu bahkan menyertakan bees wax secara utuh untuk menunjukkan keaslian madu tersebut.

Fresh honeycombs Free Photo
sumber: freepik.com

Satu-satunya proses madu mentah yang dilakukan produsen yaitu penyaringan untuk menghilangkan kotorannya, meskipun hasil akhirnya masih terdapat beberapa serpihan kecil yang tersisa.

Berbeda dengan madu mentah, madu biasa mengalami proses pasteurisasi. Produsen madu biasa telah memanaskannya untuk membunuh bakteri-bakteri yang bisa mempengaruhi rasa. Tak hanya itu, pasteurisasi juga meningkatkan daya simpan dan membuat madu lebih transparan sehingga terlihat lebih menarik. Walaupun ngga bisa dipungkiri bahwa proses ini juga bisa mengubah kandungan gizi dalam madu.

Meskipun banyak orang percaya khasiat madu mentah lebih banyak dibandingkan madu biasa, namun belum ada penelitian ilmiah yang menunjukkan bukti tersebut.

Bee pollen dan propolis madu mentah

Bee pollen merupakan zat lengket seperti lem yang digunakan lebah untuk menyatukan sarangnya. Sedangkan propolis merupakan zat lengket berwarna coklat kehijauan yang digunakan sebagai pelapis saat membangun sarang. Propolis berasal dari getah pohon berdaun menjarum, seperti cemara.

Madu biasa mungkin juga mengandung bee pollen dan propolis, namun jumlahnya berbeda dengan madu mentah.

Penelitian pada tahun 2015 dan 2017 menunjukkan bahwa bee pollen dan propolis bisa dijadikan sebagai agen anti-inflamasi, antioksidan, antibakteri, dan antikanker.

Kandungan gizi madu mentah

Pada dasarnya, kandungan gizi madu jenis ini berbeda-beda di setiap negara. Menurut US Department of Agriculture, satu sendok madu mentah atau sebanyak 21 gram madu mentah mengandung 64 kkal serta di dalamnya terdapat 16 g gula.

Top view honey jar with food and honeyspoon Free Photo
sumber: freepik.com

Madu alami juga mengandung vitamin dan mineral meskipun dalam jumlah sedikit. Mineral dan vitamin tersebut diantaranya:

  • Niacin (vitamin B3)
  • Riboflavin (vitamin B2)
  • Asam pantotenat (vitamin B5)
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Mangan
  • Kalium
  • Fosfor
  • Seng

Di sisi lain, penderita diabetes atau orang yang sedang menjalani diet gula sebaiknya membatasi konsumsi madu karena kandungan Indeks Glikemik (IG) madu murni yang tergolong sedang, yaitu 58. Penderita diabetes dan orang yang menjalani diet gula disarankan mengonsumsi bahan pangan dengan IG rendah.

Nah, itu dia perbedaan madu mentah VS madu biasa, serta komposisi dan kandungan gizi di dalam madu mentah. Walaupun madu mengandung banyak sekali manfaat, sadari juga efeknya bagi orang-orang dengan kondisi tertentu. Stay healthy! Jangan lupa bagikan artikel ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Referensi

What are the health benefits of raw honey? https://www.medicalnewstoday.com/articles/324997#what-is-it Diakses pada 16 Mei 2021

The Benefits and Uses of Propolis https://www.healthline.com/health/propolis-an-ancient-healer Diakses pada 16 Mei 2021

Honey, Propolis, and Royal Jelly: A Comprehensive Review of Their Biological Actions and Health Benefits https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5549483/ Diakses pada 16 Mei 2021

Bee Pollen: Chemical Composition and Therapeutic Application https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4377380/ Diakses pada 16 Mei 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.