Halo Teman Sehat! Tahukah kamu kalau Hari Anak Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 1990? Tanggal 20 November dipilih karena pada tanggal yang bersamaan di tahun 1989 telah dilakukan Konfensi Hak Anak oleh PBB. Dalam konfensi tersebut dideklaraikan bahwa setiap anak memiliki hak yang perlu dipenuhi, seperti hak untuk bermain, hak mendapatkan status kebangsaan, dan hak akan perlindungan kesehatan. Selain tanggal yang ditetapkan PBB, ternyata banyak negara di Asia yang juga memiliki perayaan Hari Anak setiap tahunnya loh! Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Indonesia
Hari Anak Nasional di Indonesia diperingati setiap 23 Juli. Tanggal tersebut telah ditetapkan dalam Keputusan Presidan RI Nomor 44 tahun 1984. Setiap tahunnya perayaan hari anak dilakukan dengan mengusung tema yang berbeda. Pada Juli 2020 lalu, tema yang diangkat adalah mengenai “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Namun, perayaan pada tahun ini cukup berbeda. Seluruh rangkaian peringatan hari anak dilakukan secara daring akibat adanya wabah virus Covid-19.
2. Singapura
Hari anak di Singapura dirayakan setiap tanggal 1 Oktober atau pada hari Jumat pertama di bulan Oktober. Pada hari tersebut, anak-anak sekolah dini hingga sekolah dasar ngga perlu masuk ke sekolah. Hari anak biasanya dirayakan dengan menyanyikan lagu Semoga Bahagia ciptaan Zubir Zaid, yang juga merupakan pencipta lagu kebangsaan Singapura. Ngga hanya libur, peringatan hari anak juga dilakukan untuk meningkatkan awereness mengenai permasalahan anak-anak di seluruh dunia. Pihak sekolah di Singapura umumnya juga akan melakukan pementasan satu hari sebelum perayaan tersebut dilangsungkan.
3. Jepang
Di Jepang perayaan hari anak dilakukan sebanyak 2 kali setahun. Perayaan tersebut diselenggarakan setiap tanggal 3 Maret (Hinamatsuri) untuk anak perempuan dan 5 Mei untuk anak laki-laki (Tango no Sekku). Hari anak di Jepang atau yang biasa disebut sebagai Kodomo no Hi, dilakukan untuk mengekspresikan kebahagiaan seorang anak sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada ibu mereka.
Pada perayaan ini, masyarakat di Jepang akan mendekorasi rumah mereka dengan koinobori, layangan berbentuk ikan yang mereprentasikan setiap anggota keluarga. Setiap bentuk dan warna koinobori memiliki maksud tersendiri. Misalnya, koinobori berwarna hitam melambangkan ayah, warna merah melambangkan ibu dan koinobori berukuran kecil melambangkan anak. Tradisi ini telah dilakukan sejak abad ke-8 dan masih terus dilestarikan hingga saat ini.
4. Palestina
Perayaan hari anak di Palestina cukup berbeda dari beberapa negara lainnya. Kondisi yang ngga kondusif akibat perang, ngga memungkinkan adanya festival layaknya yang dilakukan negara lain di dunia. Namun bukan berarti perayaan hari anak di palestina bisa dilupakan ya Teman Sehat! Peringatan yang dilakukan setiap tanggal 5 April tersebut, lebih memfokuskan bagaimana cara untuk memperjuangkan hak setiap anak di Palestina. Sebagian besar dari mereka, ngga bisa menerima hak seperti anak-anak dari negara lainnya.
Ternyata, banyak sekali cara untuk memperingati hari anak ya Teman Sehat! Selain negara yang sudah disebutkan di atas juga masih banyak negara lainnya yang ikut serta merayakan hari anak dengan ciri khasnya masing-masing. Menurut Teman Sehat negara mana sih yang memiliki perayaan hari anak yang paling unik dan berkesan?
Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

