4 Tips Agar Sehabis Lebaran Kamu Ngga Lebar-an

Halo Teman Sehat!

Hidangan Lebaran

Rumah mana yang alpa menyediakan ketupat beserta makanan pendampingnya seperti rendang daging, sambel kentang, opor ayam, krecek, sambel goreng hati, gulai jeroan dan banyak lagi, saat lebaran tiba?. Setelah sebulan berpuasa dan banyak menahan makan ini itu, tentu semua makanan itu menggoda sekali kan? Tapi, sebelum makan simak dulu nih, empat tips dari kami agar sehabis lebaran kamu ngga jadi “lebar”-an, jadi makin lebar (red: melar) maksudnya, huehehehe.

1. Kalori ketupat memang lebih rendah dari nasi, tapi bagaimana dengan pendampingya?

Semua tau dong yah, kalau ketupat berasal dari beras, sama dengan nasi yang biasanya kita makan. Tapi, dalam berat yang sama dengan nasi, kandungan kalori ketupat ternyata lebih rendah loh dibanding nasi. Kandungan kalori 100g nasi mencapai 180Kal, sedangkan 100g ketupat sedikit lebih rendah yakni 144Kal. Ini karena ketupat mengandung kandungan air lebih banyak dari nasi. Hal ini juga yang membuat ketupat lebih cepat mengenyangkan dibanding nasi.

Tapi, yang buat asupan kalori berlebih saat lebaran biasanya bukan di ketupatnya, tapi di pendampingnya. Hehe. Supaya tidak lebar-an, makan ketupat porsi wajar, tidak lebih dari 2 buah ukuran sedang, atau sekitar 100g untuk sekali makan. Selain itu, penting nih, pilih pendamping ketupat yang rendah kandungan lemaknya, hindari gulai dengan kuah yang terlalu berminyak, juga hindari jeroan. Bukan nggak boleh pake pendamping sama sekali loh, tapi pilih pendamping yang rendah lemak ya.

buah-dan-sayur-segar

2. Ganti Cemilan dengan Sayur dan Buah segar

Buah dan sayur mengandung serat yang bisa berperah sebagai carbo dan fat blocker, apa itu?. Carbo dan fat blocker, seperti namanya, serat dapat menjadi penghambat penyerapan karbo dan lemak. Jadi asupan karbo berlebih dari ketupat dan sambel kentang, juga lemak berlebih dari opor ayam, krecek, sambel goreng hati, gulai jeroan bisa sedikit dikurangi yang diserap oleh tubuh. Selain itu juga, buah dan sayur juga memperlancar pencernaan dan mengurangi risiko sembelit. So, ganti nastar dan kastangel dengan sayur dan buah segar boleh juga tuh.

3. Yuk Olahraga Lagi!

Kalau kamu punya rutinitas olahraga yang rajin banget dilakuin sebelum Ramadhan kemaren, ayo mulai digiatkan lagi. Panas dan haus bukan alasan lagi kan? Karena udah ngga puasa. Olahraga akan membakar kelebihan karbohidrat dan lemak dari makanan lebaran kita jadi tenaga. Jangan lupa, olahraga akan buat kita fresh dan rileks lagi setelah selesai liburan lebaran.

Minum Air

4. Minum Air Putih

Selain terhindar dari dehidrasi, minum air putih akan buat kamu lebih cepat kenyang, jadi ngga terlalu banyak makanan tinggi lemak dan karbohidrat yang masuk ke tubuh. Air putih, tanpa gula dan sirup warna-warni jelas pilihan terbaik karena tidak menambah asupan kalori ke dalam tubuh.

Gimana, gampang banget kan empat tips dari kami agar sehabis lebaran kamu ngga lebar-an?. Atau kamu ada tips lain yang buat kamu nggak jadi lebar-an sehabis lebaran? Sampaikan di kolom komentar yah!. Selamat merayakan lebaran, Teman Sehat!

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *