Serupa Tapi Tak Sama! Apa Bedanya Jus dan Smoothies?

Hai! Siapa di antara Teman Sehat yang suka mengonsumsi buah dan sayur dengan cara berbeda? Yap, jus dan smoothies bisa jadi alternatif lain buat mengonsumsi buah dan sayur. Tapi, ternyata masih banyak yang belum tahu bahwa jus dan smoothies itu berbeda. Yuk simak artikel biar kamu tahu perbedaanya!

Apa saja sih perbedaan jus dan smoothies?

smoothies
Foro: Unsplash.com/@saracervera

Cara dan bahan pembuatan

Baik dalam pembuatan jus dan smoothies, buah dan sayur sama-sama dicampurkan dengan blender. Tapi, setelah di blender jus akan disaring terlebih dahulu sehingga ngga ada ampas yang tersisa.

Sedangkan saat membuat smoothies ngga dilakukan penyaringan, jadi teksturnya lebih pekat jika dibandingkan dengan jus. Selain itu, kandungan zat gizi yang ada di dalam smoothies akan lebih beragam di banding jus, karena sudah ditambahkan beberapa bahan seperti susu, yoghurt, kacang-kacangan dan granola.

Kadar serat

Kandungan serat pada jus dan smoothies memiliki perbedaan yang cukup jelas. Yap,  hal ini dikarenakan ada perbedaan pada proses penyaringan.

Smoothies memiliki kandungan serat yang lebih tinggi daripada jus, karena saat membuat jus ampas buah dan sayur yang banyak mengandung serat telah dibuang. Padahal serat merupakan salah satu kandungan yang penting loh!

Kadar kalori

Jika dilihat dari kandungan serat mungkin smoothies lebih baik dari jus. Tapi ternyata kandungan kalori pada jus lebih rendah dari smoothies loh! Kenapa ya?

Saat membuat smoothies, kamu akan menambahkan bahan-bahan lain di luar buah dan sayuran. Nah, penambahan inilah yang membuat smoothies memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi dari jus. Apalagi kalau kamu menambahkan bahan-bahan yang tinggi kalori seperti susu dan gula

Jadi, lebih baik jus atau smoothies?

jus
Foto: Unsplash.com/@taiscaptures

Jus dan smoothies merupakan minuman yang sehat. Jus lebih rendah kalori dan lebih mudah dicerna dibanding smoothies jadi sangat cocok untuk kamu yang membutuhkan buah dan sayur tapi sedang melakukan program diet atau sedang membatasi konsumsi gula.

Sedangkan, smoothies lebih kaya akan kandungan zat gizi seperti serat dan bisa membuat kenyang lebih lama. Jadi, bisa diguanakan sebagai alternatif pengganti makanan berat.

Bagaimana Teman Sehat? Jadi, kamu sudah tahu kan perbedaan diantara keduanya. Meski sama-sama terbuat dari buah dan sayur, jus dan smoothies memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Ngga perlu bingung memilih, kamu tinggal menyesuaikannya dengan kebutuhanmu. Oh ya, jangan lupa bagikan artikel ini ke orang-orang terdekatmu ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Karakteristik Red smoothies dari Buah Pisang Ambon dan Naga Merah dengan Penambahan CMC (Carboxymethyl Cellulose)
https://ojs.unida.ac.id/index.php/Agrohalal/article/download/183-191/pdf
Dikases pada 12 januari 2021

A Comparison of the Satiety Effects of a Fruit Smoothie, Its Fresh Fruit Equivalent and Other Drinks
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5946216/
Diakses pada 14 Januari 2021

Smoothies: Exploring the Attitudes, Beliefs and Behaviours of Consumers and Non-Consumers
https://www.foodandnutritionjournal.org/volume6number2/smoothies-exploring-the-attitudes-beliefs-and-behaviours-of-consumers-and-non-consumers/
Diakses pada 14 Januari 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.