Korean food, geprek, seblak, bubble tea pasti udah ngga asing lagi bagi Sahabat Sehat, iya kan? Jenis makanan ini memang banyak digemari oleh masyarakat sekarang. Selain banyak variasinya. cara mendapatkannya pun mudah. Tinggal pilih, mau di resto atau café, mau dipesan secara online ataupun offline. Kamu pun pernah ikut mencicipi kan?
Nah, apakah tren makanan ini baik? Aman ngga sih jika terlalu sering atau bahkan mengonsumsinya setiap hari? So, yuk cari tahu lebih lanjut. Check this out!

Tren Saat Ini
Gaya hidup di zaman modern seperti saat ini, kepraktisan sangat diinginkan. Mulai dari pekerjaan sampai pilihan makanan yang dikonsumsi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa, kebanyakan orang memilih sesuatu yang mudah, makan yang enak, dan malas untuk bergerak. Alhasil, bisnis kuliner online di Indonesia kian menjamur. Tapi yang sangat disayangkan, pasar kuliner saat ini cenderung didominasi oleh makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL).
Konsumsi GGL harian per orang menurut Permenkes Nomor 30 Tahun 2013, yaitu 4 sendok makan gula (50 gram), 1 sendok teh garam (5 gram), dan 5 sendok makan lemak/minyak (67 gram). Nah, jika dalam sehari kamu memilih makanan seperti geprek, seblak, minuman manis, dan sejenisnya, kemungkinan besar asupan GGL kamu akan melebihi batas anjuran.
Lalu apa yang terjadi? Tentu saja penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan penyakit penyerta lain datang mengancam.

Flashback, Makanan Tradisional
Pilihan makanan zaman dahulu, lebih simple, ngga banyak diproses. Contohnya makanan di gerobak bajigur, yaitu berbagai kukusan mulai dari singkong, pisang, ubi, sampai minumannya. Bajigur, minuman yang juga tak kalah sederhana dari segi bahan baku dengan rasa manis yang pas.
Sangat berbeda bukan, dengan makanan sekarang yang memiliki kompleksitas rasa luar biasa. Contohnya minuman teh, yang banyak sekali varian rasa dan nama yang unik. Kalo kamu prefer yang mana nih?
Generasi Kuat dan Sehat
Nah, meskipun tren makanan saat ini cenderung tinggi akan GGL, kamu ngga perlu khawatir. Tetap boleh kok sesekali mengonsumsinya. Tapi, jangan sampai ngga diimbangi dengan menu yang bergizi seimbang. Kamu juga perlu penuhi asupan sayur dan buah harian. So pasti supaya generasi Indonesia menjadi generasi kuat dan sehat yang terhindar dari penyakit tidak menular dikemudian hari.
Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu poin yang diupayakan pemerintah. Sebagai generasi penerus bangsa menjadi SDM yang berkualitas tentu akan menjadi fokus perhatian bersama. Yuk, bersama-sama wujudkan Indonesia dengan SDM berkualitas. Keep Healthy and Happy!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

