Yuk, Pahami 3J bagi Penderita DM!

Halo Teman Sehat! Diabetes Mellitus (DM ) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. WHO memprediksi adanya jumlah peningkatan penyandang diabetes yang cukup besar pada tahun-tahun mendatang. Penyakit yang umum dikenal dengan penyakit gula atau kencing manis ini merupakan salah satu silent killer loh.

Di Indonesia penyandang diabetes diprediksi akan mengalami kenaikan dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi 21,3 juta pada tahun 2030. Senada dengan WHO, International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2009, memprediksi kenaikan jumlah penyandang DM dari 7,0 juta pada tahun 2009 menjadi 12,0 juta pada tahun 2030.

Penyakit yang satu ini ternyata memiliki dampak jangka panjang loh Teman Sehat! DM berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan biaya kesehatan yang cukup besar, sehingga semua pihak baik masyarakat, keluarga ataupun pemerintah sudah seharunya ikut serta dalam usaha penanggulangan DM, khususnya pencegahan DM!

Tahukah Teman Sehat? Pola makan merupakan salah satu faktor yang berperan penting baik bagi munculnya, pencegahan, atau penanggulangan DM. Hal ini karena pola makan mempengaruhi naik-turunya kadar gula darah. Selama ini pengertian pantangan makanan penderita diabetes cuma sebatas ngga boleh makan yang manis-manis. Ternyata, ngga sesimpe itu loh! Diet pada penderita diabetes perlu memperhatikan yang namanya 3J. Nah, apa sih 3J? 3J merupakan singkatan dari jadwal, jenis dan jumlah. Yuk kita bahas satu persatu!

1. Tepat jadwal

Baik orang sehat maupun penderita diabetes, biasanya makan sebanyak 5-6 kali sehari, yaitu 3 kali makan utama dan 2-3 kali makanan selingan. Jumlah kalorinya harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh ya! Yang ngga kalah penting adalah perhatikan kapan mengonsumsi makanan-makanan tersebut. Waktu yang tepat untuk makan sebanyak 5-6 kali tersebut dilakukan tiap 3 jam sekali, misalkan jam 6 makan utama, jam 9 snack dan seterusnya. Pegaturan waktu makan ini agar kalori yang dibutuhkan dapat terpenuhi secara merata. Dengan terjadwalnya waktu makan serta disiplin dalam menjalankan diet bisa membantu pankreas mengeluarkan insulin secara rutin, dan bisa terhindar dari lonjakan kenaikan gula darah.

2. Tepat jenis

Pengaturan diet diabetes yang baik adalah dengan memilih bahan makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah. Penderita DM harus mengetahui dan memahami jenis makanan apa aja yang boleh dimakan secara bebas, dibatasi dan dibatasi secara ketat. Umumnya, indeksi glikemik tinggi banyak terdapat pada makanan yang mengandung karbohidrat sederhana. Nah, ini alasan mengapa penderita DM ngga boleh makan/minum yang manis.

3. Tepat jumlah

Cara untuk mengetahui berapa jumlah kebutuhan pada penderita diabetes yaitu dengan memperhitungkan kabutuhan kalori basal sebesar 25-30 kalori/kgBB. Kalori diperhitungkan sesuai dengan usia, tinggi badan, berat badan dan jenis kelamin. Prinsip jumlah makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah porsi kecil dan sering, artinya makan dikit-dikit tapi dalam interval waktu yang singkat ya Teman Sehat!

Nah, ternyata diet DM ngga hanya mengurangi konsumsi makanan/minuman manis, tetapi juga perlu memperhatikan jadwal/jenis/jumlah makanan yang tepat. Yuk, bantu keluarga/saudara kita yang menderita DM lebih aware dengan 3J!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, S.Gz

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *