Tahukah Sahabat Sehat? Kasus COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Per 18 Desember 2023, terdapat 2.204 kasus COVID-19 yang aktif, dengan kasus terkonfirmasi hari ini sejumlah 243 kasus. Mengapa hal ini bisa terjadi? Simak faktanya berikut ini.
Dari Pandemi Menjadi Endemi

Perlu diketahui, bahwa berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penetapan Berakhirnya Status Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia atau Keppres 17/2023, Presiden Republik Indonesia menetapkan status pandemi COVID-19 telah berakhir dan mengubah statusnya menjadi penyakit endemi. Hal ini mengindikasikan bahwa, COVID-19 masih ada namun kegawatdaruratannya yang sudah diturunkan, dikarenakan penyakit ini sudah bisa dikontrol, baik secara preventif, kuratif, maupun rehabilitatif.
Mengapa angka kasusnya bisa meningkat kembali?
Kasus COVID-19 bisa meningkat kembali disinyalir karena munculnya varian baru, yakni subvarian Eris atau EG.5 dan EG.2. Peningkatan ini mulai terjadi sejak pekan ke-41 atau periode 8-14 Oktober 2023.
Mari ingat kembali, bahwa COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan virus yang bisa menular lewat droplet dengan cukup mudah. Mengapa dikategorikan mudah menular? Hal ini dikarenakan virus ini bisa menyebar saat penderitanya bersin, batuk, atau menyentuh permukaan barang, seperti meja, gagang pintu, dan pegangan. Lalu orang lain menyentuh benda atau permukaan tersebut dan menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka sebelum membersihkan tangan.

Apa yang bisa dilakukan?
Memasuki pekan liburan akhir tahun, sebaiknya Sahabat Sehat menjaga diri agar terhindar dari penularan virus ini. Simak tipsnya berikut!
Memakai masker apabila sedang berada di tempat umum maupun sedang sakit. Bagi masyarakat yang berusia lanjut (>65 tahun) dan/atau memiliki penyakit bawaan juga dianjurkan memakai masker apabila berada di tempat umum. Tidak lupa untuk selalu mencuci tangan pakai sabun setelah mengunjungi tempat umum.
Menjaga jarak dari kerumunan juga disarankan, terutama apabila sedang sakit. Selain itu, Sahabat Sehat bisa menjaga imunitas dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan mengelola stress.
Segera mendapatkan vaksinasi COVID-19 secara lengkap di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Perlu diketahui bahwa vaksin COVID-19 masih gratis sampai akhir tahun 2023, loh! Per tahun 2024, vaksin COVID-19 digratiskan oleh Kementerian Kesehatan hanya untuk kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit penyerta serta immunocompromised (orang yang memiliki masalah dengan sistem imun)
Periksakan diri dengan tes antigen apabila mengalami gejala penyakit yang mengarah pada COVID-19 seperti batuk, pilek, demam, dan gangguan pernapasan. Apabila hasilnya positif, maka segera melakukan isolasi mandiri dan melaporkannya ke pihak terkait alias Puskesmas atau Ketua RT setempat. Apabila mengalami gejala berat, harap segera ke rumah sakit.
COVID-19 masih ada di sekitar, sehingga penularannya masih sangat bisa terjadi. Mari lindungi diri dan orang terdekat dengan memperkuat pertahanan tubuh. Yuk, lengkapi vaksinasi dan terapkan kembali protokol kesehatan secara disiplin.
