Inilah Perbedaan Green Tea dan Matcha!

Siapa penggemar green tea? Yap, minuman yang terkenal dari negeri sakura ini diklaim banyak digemari karena manfaatnya bagi tubuh, loh! Ada lagi istilah teh hijau lainnya yaitu matcha. Apakah matcah dan green tea berbeda? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Apa perbedaannya?

Green tea berasal dari daun teh (Camellia sinensis) yang dikeringkan. Daun teh yang baru saja dipetik selanjutnya diproses dengan sedikit pemanasan, bisa dalam bentuk pengukusan (steam) atau pemanggangan (pan fried), kemudian dikeringkan.

   

Sedangkan matcha merupakan bentuk bubuk yang dihasilkan dari daun teh yang sudah kering. Green tea biasanya dikemas dalam bentuk kemasan teh celup atau kemasan teh seduh (menggunakan botol/plastik/kertas) dan matcha dikemas dalam bentuk kemasan kecil siap seduh maupun kemasan besar.

Bagaimana budidayanya?

Budidaya tanaman teh untuk green tea, dilakukan di bawah terik sinar matahari. Sedangkan untuk matcha di tanam dalam kondisi teduh selama 3-4 minggu, sehingga intensitas sinarnya lebih rendah. Metode budidaya yang berbeda inilah, yang menghasilkan perbedaan kedua jenis teh dari segi komponen kimia maupun flavor (rasa).

Inilah perbedaan warna dan konsistensinya

Saat kamu menyeduh green tea, maka hasil seduhannya berwarna hijau jernih dan lebih ringan. Sedangkan pada seduhan bubuk matcha, akan diperoleh seduhan berwarna hijau pucat hingga pekat, tergantung pada perbandingan dengan air yang digunakan.

Walaupun begitu, ternyata seduhannya di Indonesiamenunjukkan warna sedikit kekuningan hingga kecokelatan, berbeda dengan green tea dari Jepang. Matcha ngga mudah larut dengan air, sehingga bubuknya akan mengendap di dasar gelas dan perlu dilakukan pengadukan kembali saat dikonsumsi.

Bagaimana dengan rasanya?

Baik green tea maupun matcha memiliki kesan grassy (rerumputan) dan earthy. Tapi, saat kamu mengonsumsi green tea, maka rasa yang dihasilkan lebih didominasi pada kesan rasa getir dan sedikit pahit.

Sedangkan matcha memberikan kesan rasa manis yang lebih dominan, sedikit rasa pahit, memberikan kesan rasa sayur hijau dengan sedikit rasa getir . Green tea memiliki kesan rasa yang ringan, sedangkan matcha rasanya lebih kompleks dan intens.

Inilah cara menyeduhnya

Teknik penyeduhan, akan memengaruhi hasil seduhan dengan karakteristik yang berbeda. Penyeduhan green tea lebih baik dilakukan di bawah suhu air mendidih, yaitu sekitar 65-70oC. Penyeduhan green tea dengan suhu air mendidih, akan meningkatkan rasa getir dan pahit pada teh yang dihasilkan. Pencelupannya juga ngga boleh terlalu lama, loh!

Pencelupan yang terlalu lama akan menghasilkan teh yang getir, meskipun pada kondisi penyeduhan yang tepat. Waktu pencelupan terbaik pada green tea yaitu 20-30 detik. Hampir mirip dengan green tea, matcha juga perlu diseduh di bawah suhu air mendidih, yaitu 80oC, sehingga matcha yang dihasilkan ngga terlalu pahit.

Nah, sudah mengerti kan ternyata kedua jenis teh ini berbeda. Tapi, keduanya masih berasal dari tanaman yang sama. Jadi jangan ragu untuk mengonsumsi keduanya, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.