5 Penyakit Akibat Nyamuk, Vampir Kecil Pembawa Penyakit!

penyakit akibat nyamuk

Halo Teman Sehat! Kamu pasti kesel banget kan kalau ada nyamuk yang hinggap di tubuhmu? Apalagi kalau nyamuk dengan enaknya berkeliaran ketika kamu lagi tidur. Duh, berisik dan gatel, ngga banget!

Bukan cuma berisik dan bikin gatel, nyamuk juga bisa membawa penyakit-penyakit yang ngga sepele loh. Nih buktinya!

1. Malaria

Malaria ditularkan oleh nyamuk Anopheles yang biasa menggigit saat petang dan fajar. Ada lebih dari 60 jenis Anopheles yang dapat menularkan penyakit loh! Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium falciparum, P. vivax, P. malariae dan P. ovale.

Setiap tahun, WHO memperkirakan lebih dari 600.000 orang tewas karena malaria dan sebagian besar adalah balita. Malaria terjadi di 97 negara dan terbanyak ditemukan di benua Afrika.

Kejadian malaria sangat berkaitan dengan lingkungan kumuh dan akses kesehatan yang terbatas. Gejala malaria terjadi seminggu setelah tergigit nyamuk, seperti demam, menggigil, dan gejala mirip flu.

2. Dengue

defend-against-dengue

Dengue adalah penyakit bawaan nyamuk yang paling cepat penyebarannya di dunia. Berbeda dengan malaria, Aedes aegypti yang merupakan pembawa dengue menggigit dari pagi hingga malam. Jenis nyamuk lain yang bisa membawa dengue adalah Aedes albopictus dapat bertahan hidup di lingkungan dingin.

Diperkirakan 50-100 juta infeksi dengue terjadi di dunia setiap tahunnya. Severe dengue (demam berdarah dengue, DBD) banyak ditemukan di Asia dan Amerika Latin.

Gejala DBD meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kulit kemerahan. Karena belum ditemukan vaksin DBD, penderita dianjurkan untuk istirahat, minum banyak cairan, dan mengonsumsi parasetamol.

3. Chikungunya

Chikungunya adalah penyakit tropis yang juga ditularkan oleh nyamuk Aedes. Penyakit ini banyak ditemukan di Afrika, Asia-Pasifik, dan Karibia. Gejala chikungunya meliputi demam, kulit kemerahan, dan nyeri sendi hingga kesulitan bergerak selama beberapa minggu.

Belum ada pengobatan komersial untuk chikungunya. Mayoritas penderita dapat sembuh total walaupun dalam beberapa kasus nyeri sendi terjadi hingga bertahun-tahun. Cara pencegahannya sama dengan penyakit bawaan nyamuk lainnya yaitu menjaga kebersihan dan menghindari gigitan nyamuk.

4. Ensefalitis jepang (Japanese encephalitis)

gigitan-nyamuk

Tak mau kalah dengan Aedes dan Anopheles, nyamuk Culex pun menularkan penyakit ensefalitis jepang yang diperkirakan membunuh 10.000 orang tiap tahunnya. Penyakit ini terjadi di Asia dan terkadang tidak memiliki gejala apapun. Nyamuk ini bisa menyebabkan radang otak loh!

Hanya sebagian kecil penderita yang mengalami radang otak dengan gejala sakit kepala, demam, koma, hingga disorientasi. Nyamuk Culex banyak ditemukan di sawah, walaupun juga ditemukan di kota. Vaksin ensefalitis Jepang adalah upaya pencegahan terbaik.

5. Elephantiasis (Lymphatic filariasis)

Sebanyak 90% elephantiasis atau penyakit kaki gajah disebabkan oleh parasit Wuchereria bancrofti yang ditularkan oleh nyamuk Culex, Anopheles, dan Aedes.

Lebih dari 120 juta orang terinfeksi elephantiasis dan selain pembesaran kaki, penyakit ini dapat menyebabkan penyakit kelamin serta pembesaran pada pembuluh limfe. Elephantiasis ngga menimbulkan gejala, tapi sangat membahayakan sistem limfe dan ginjal. Terapi yang disarankan adalah pemberian albendazole disertai ivermectin.

Nah, ternyata hewan kecil yang satu ini serem juga ya! Selain penyakit diatas ada satu lagi nih penyakit berbahaya yang disebabkan nyamuk yang bisa kamu baca disini! Jangan lupa selalu jaga kebersihan dan sebisa mungkin hindari gigitan nyamuk ya Teman Sehat! (agt&don)

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *