Halo Teman Sehat! Jelang akhir bulan begini, apakah dompet jebol jadi masalah buatmu? Hiks, hal ini emang udah jadi masalah buat banyak orang sejak dulu kala. Biasanya, kekosongan dompet berawal dari kata ‘belanja’, iya ngga?

Apakah kamu suka belanja? Sebenernya, belanja merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan plus keinginan hidup. Ngga sedikit juga orang yang menjadikan belanja sebagai hobinya. Belanja emang dianggap bisa ‘mengobati’ stres, tekanan pekerjaan, atau tekanan hidup sehari-hari. Tetapi, sebaiknya kamu jangan berbelanja dalam kondisi stres ya, soalnya bisa jadi kamu kalap dan memborong segalanya.
Belanja sering membuat dompet jebol karena membeli sesuatu (atau malah banyak barang?) yang ternyata ngga diperluin. Kalau belanja udah jadi kebiasaan yang mengakibatkan ketagihan, maka dampaknya bisa sangat berbahaya kalau kondisi keuangan lagi ngga stabil.
Supaya dompetmu ngga jebol di akhir bulan akibat kebiasaan belanja, yuk simak 6 tips ini!
1. Buat daftar kebutuhan pokok
Susunlah kebutuhan yang memang pokok, alias kebutuhan yang bener-bener urgent, yang harus kamu penuhi setiap bulannya. Kalau kebutuhan masih bisa dipenuhi dalam jangka beberapa bulan ke depan, maka berbelanja kebutuan itu bisa dilakukan di bulan mendatang aja, ya kan?
2. Buat daftar keinginan
Tujuan Teman Sehat membuat daftar keinginan (bukan cuma daftar kebutuhan) adalah supaya kamu bisa menentukan waktu dan rencana dalam membelinya sehingga ngga tumpang tindih dengan kebutuhan pokok dalam pembelanjaannya.
3. Buat anggaran khusus belanja keinginan
Agar ngga tumpang tindih dengan kebutuhan pokok dan ngga mengganggu anggaran keuangan lainnya, maka kamu bisa membatasi jumlah biaya yang akan digunakan untuk belanja keinginan yang udah kamu list sebelumnya.
4. Gunakan uang tunai
Umumnya, masalah kantong ‘jebol’ adalah akibat mengutang terlebih dulu. Walaupun uang yang kamu punya untuk membeli barang belum cukup, tapi kamu bisa menggunakan barangnya lebih dulu. Pengguna dimudahkan hanya dengan membayar cicilan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan dengan penjual.
Tapi, hati-hati jangan sampai pembayaran cicilan mengalami keterlambatan. Sekali aja kamu terlambat membayar cicilan, maka cicilan berikutnya akan terakumulasi dan akan makin membebani kamu di bulan berikutnya.
5. Jangan kalap kalau ada promosi
Biasanya ngga jarang sebagian dari kita yang hobi berbelanja yang awalnya cuma berniat untuk membeli barang tertentu, tapi karena melihat promosi lain, kita jadi kalap dengan membeli produk-produk yang seharusnya ngga perlu kita beli. Nah, makanya kalau bisa hindari tempat-tempat yang menawarkan promosi lebih agar ngga tergiur dengan penawaran-penawaran yang bisa ditemui.
6. Belanja sesuai budget
Keinginan berbelanja baik secara online ataupun offline bisa ditahan dengan menguatkan tekad dalam membatasi barang yang dibeli sesuai budget yang disiapkan. Misalnya, kalau kamu berencana akan membeli keperluan bulanan seperti sabun mandi, odol, shampo, maka tetapkan budget yang ngga lebih dari Rp 100 ribu.
Dengan patokan dana yang dibatasi, maka kamu ngga perlu lagi melihat barang-barang lain di luar keperluan bulanan. Dampaknya, keinginan buat menahan hasrat berbelanja bisa diwujudkan.
Ayo biasakan berbelanja secara tepat dan berguna
Apakah 6 cara di atas bisa membantumu cegah dompet jebol di akhir bulan? Yuk, tulis jawabanmu di kolom komentar. (agt&don)

