Halo Teman Sehat! Menurut kamu, mie tipis putih yang suka dijadikan isi pastel itu bihun atau sohun? Bingung ngga sih jawabannya apa? Faktanya, masih banyak dari kita yang belum bisa membedakan yang mana bihun dan yang mana sohun. Banyak orang yang menganggap sohun sebagai bihun atau sebaliknya, padahal keduanya beda banget!

Penasaran ngga sih apa bedanya? Scroll down ya guys!
Bihun

Bihun adalah mie yang terbuat dari tepung beras. Teksturnya lembut dan berwarna putih. Karena terbuat dari dari bahan tersebut, bihun juga disebut rice vermicelli.
Jenis beras yang biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan bihun adalah beras pera. Kenapa harus beras pera? Hal ini dikarenakan beras pera mempunyai kadar amilosa yang tinggi, dan diketahui, kalau suatu bahan makanan berkadar amilosa tinggi cenderung memiliki nilai indeks glikemik rendah. Sebelumnya, apa sih indeks glikemik? Indeks Glikemik (IG) adalah ukuran kecepatan penyerapan makanan menjadi gula darah. Semakin tinggi indeks glikemik suatu makanan, semakin cepat dampaknya terhadap kenaikan gula darah.
Karena bihun memiliki nilai IG yang rendah, maka bihun ini aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Pernyataan ini diperkuat oleh Widowati dkk (2014) dalam salah satu jurnalnya yang mengatakan bahwa sifat fungsional bihun yang memiliki daya cerna pati rendah sangat cocok bagi mereka yang berusia lanjut diatas 40 tahun dan bagi penderita diabetes karena kebutuhan insulin untuk mentransfer glukosa keluar dari pembuluh darah akan berkurang atau bisa dikendalikan.
Bihun ini sangat mudah matang, jadi Teman Sehat ngga perlu merebusnya karena dengan didirendam dalam air panas selama 5-7 menit aja udah cukup loh!
Sohun

Mie yang memiliki nama lain cellophane noodles ini sekilas emang terlihat mirip dengan bihun. Salah satu ciri yang membedakan sohun dengan bihun adalah teksturnya yang licin setelah dimasak. Tekstur sohun sangat lunak sehingga cocok ditambahkan dalam sup atau jadi bahan isian pastel.
Perbedaan lainnya terletak pada bahan dasarnya. Sohun umumnya terbuat dari pati kacang hijau, tapi sekarang udah banyak ditemui sohun yang terbuat dari bahan lain selain seperti kentang, ubi, ataupun singkong. Untuk memasak sohun, Teman Sehat juga ngga perlu merebusnya. Cukup rendam sohun dalam air mendidih selama 5-15 menit sampai sohun melunak.
Perbedaan bihun dan sohun yang terakhir adalah ukuran, di mana sohun berukuran lebih tebal daripada bihun.
Gimana Teman Sehat, apa udah ngga bingung lagi membedakan bihun dan sohun? Bihun dan sohun merupakan sumber karbo alternatif yang bisa digunakan sebagai pengganti nasi. Terlepas dari perbedaan bahan dasar, kandungan gizi keduanya ngga beda jauh. Sekitar 95% kandungan bihun dan sohun merupakan karbohidrat. Selain itu, kedua bahan pokok ini juga bisa diolah menjadi berbagai masakan yang lezat.
Nah, apa menu menu sohun dan bihun favoritmu? Yuk, share tipsnya dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!
Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

