6 Sate Nusantara yang Rugi Kalau Kamu Ngga Cicipi

sate nusantara

Halo Teman Sehat! Orang Indonesia mana yang ngga kenal sama sate? Yap! Indonesia kaya banget akan kulinernya, termasuk sate Nusantara.

Walaupun bahan dasar yang digunakan dalam membuat sate hampir sama, tapi nyatanya, tiap daerah di Indonesia punya sate dengan ciri khasnya masing-masing. Daging kelinci pun tak kalah enak rasanya dibandingkan sate berbahan ayam, daging kambing, ataupun sapi.

Apa sih rahasia kenikmatan sate Nusantara? Yap! Proses pengasapannya. Tusukan daging dibakar dengan arang oleh tukang sate. Asap ini pula yang bisa meningkatkan aroma dan rasa daging. Tentunya kamu udah ngga asing lagi kan, kalau makanan yang dibakar itu nikmat rasanya?

Lalu, apa sih yang membedakan sate di tiap daerah di Indonesia?

1. Sate padang

resep-sate-padang

Ayam dan daging sapi biasanya digunakan untuk membuat Sate padang. Bumbunya kuat. Khas. Campuran jintan , bawang, kuah kari, jahe dan bahan rempah lainlah yang menjadi bahan racikan bumbu sate. Sesekali ditambahkan jeroan untuk memperkuat rasa. Sate ini disajikan dengan kuah kuning atau kuah merah.

2. Sate ayam madura

Ingat sate, ingat pula dengan Madura. Ciri khas sate madura adalah bumbu kacangnya yang dikombinasikan dengan petis dan bawang merah. Sate madura sih biasanya dibuat dari daging ayam dan kambing.

3. Sate ayam ponorogo

5686624_e2e20916-ebf9-4728-a5d1-cd1ebf2dac29

 

 

Berkunjung ke Ponorogo rasanya tak lengkap kalau tak mencoba kuliner satenya. Sate Ponorogo dibuat dari daging ayam yang diiris memanjang, beda dengan sate lain yang dipotong dadu. Proses ini membuat sate khas Ponorogo ini lebih empuk. Dagingnya dibumbuin dengan cara dibacem, sehingga kelezatan bumbunya bisa meresap hingga ke dalam. Sate Ayam Ponorogo disajikan dengan sambal kacang.

4. Sate maranggi

Kuliner yang populer di daerah Purwakarta dan Cianjur ini, umumnya terbuat dari daging kambig atau daging sapi. Sebelum dibakar, potongan daging direndam dengan bumbu yaitu kecap manis dengan paduan rempah seperti jahe, ketumbar, lengkuas, kunyit dan cuka lahang. Sate Maranggi disajikan tanpa saos pendamping karena sudah dibumbuin dengan bahan tadi.

5. Sate lilit

photo

Sate jenis ini biasa ditemukan di Bali. Sate ini terbuat dari cacahan daging yang dibumbuin dan dililitkan pada batang serai. Biasanya cacahan daging dicampur dengan tepung seperti kanji agar merekat.

6. Sate klathak

Kenapa sih namanya klathak?

Proses pembakarannya berbunyi “klathak-klathak” karena menggunakan tusukan berupa jeruji besi

Apa yang spesial dari klathak? Yap. Sate klathak tidak menggunakan tusuk bambu tetapi jeruji besi. Daging-nya dari kambing muda dan dibumbuin dengan bahan sederhana seperti garam dan merica. Tapi, penggunaan jeruji membuat daging sate makin empuk hingga ke dalam.

Manakah sate favorit kamu? (agt&don)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.