Fungsi Kadar Gula darah di dalam Tubuh

Halo, Teman Sehat! Kamu tau ngga? Kadar gula darah normal yang ada di dalam tubuh, penting loh buat diketahui! Agar bisa mengontrol dan menjaga kesehatan tubuh supaya kinjerjanya tetap optimal. Tapi, berapa ya, kadar gula darah normal yang harus kamu miliki? Mau tau jawabannya? Let’s check it out!

Gula darah dan kinerja tubuh

Biasanya, kadar gula darah normal ngga selalu berpatokan pada satu angka baku. Kadarnya bisa berubah saat sebelum dan sesudah makan atau saat tidur. Hal ini dikarenakan saat sesudah makan, tubuh kamu akan memecah karbohidrat menjadi gula sederhana (glukosa) yang akan diserap oleh aliran darah.

Glukosa akan menjadi sumber energi, dengan cara mengalirkannya bersama darah ke sel-sel tubuh. Glukosa akan melewati sebuah ‘pintu’ untuk memasuki sel-sel tersebut. ‘Pintu’ ini, akan terbuka dengan bantuan hormon insulin yang dihasilkan oleh pankreas. Setelah memasuki sel, glukosa akan diubah menjadi energi. Kelebihan glukosa, akan disimpan di hati (liver) buat dipakai di kemudian hari.

Nah, gula darah inilah, yang akan membuat kamu bisa beraktifitas dengan baik. Jika kamu memiliki kandungan yang cukup, maka tubuh akan beraktifitas dengan baik. Tapi, jika tubuh kekurangan kandungannya, maka tubuh akan lemas dan kamu ngga akan optimal dalam beraktifitas.

Kisaran kadar gula

Nah, Teman Sehat inilah kisaran kadar gula darah yang ada di dalam tubuh kamu:

  • Gula darah sewaktu (saat pemeriksaan): kurang dari 110 mg/dL
  • Gula darah puasa: sekitar 70 – 110 mg/dL
  • Satu jam setelah makan: kurang dari 160 mg/dL
  • Dua jam setelah makan: kurang dari 140 mg/dL
  • Waktu tidur: sekitar 110 – 150 mg/dL

Menjaga kadar gula darah agar berada dalam keadaan normal sangat penting, loh! Jika terlalu rendah (hipoglikemia) atau tinggi (hiperglikemia) bisa berdampak negatif buat tubuh kamu.

Hipoglikemia

Jika gula darah berada di bawah 70 mg/dL, maka kamu mengalami kadar gula rendah (hipoglikemia). Hipoglikemia bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti aktivitias fisik yang berlebihan, penggunaan dosis yang kuat untuk insulin/obat diabetes, kurang cukup makan/makan terlambat.

Gejala yang terjadi yaitu, merasa ngga nyaman, pusing, pucat, gemetar, berkeringat, merasa lapar, jantung berdebar, sulit konsentrasi, dan hilang kesadaran. Kamu bisa menanganinya dengan cara mengonsumsi makanan atau minuman dengan kadar gula yang cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hiperglikemia

Sedangkan, jika kadar gula darah kamu lebih dari 200 mg/dL, maka maka kamu mengalami kadar gula tinggi (hiperglikemia). Hiperglikemia bisa terjadi karena gaya hidup ngga sehat, seperti kurang aktivitas fisik, diet yang ngga sehat karena kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi kalori, garam, lemak jenuh dan gula, serta rendah serat, sehingga menyebabkan diabetes.

Kamu bisa mendeteksi dini, buat menghentikan kebiasaan yang  ngga sehat, seperti konsumsi makanan/minuman yang tinggi gula dan kalori, konsumsi makanna yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, merokok, atau minum alkohol.

Nah, sekarang kamu tau kan, pentingnya menjaga kadar gula yang ada di dalam tubuh. Yuk, tetap jaga konsumsi gula di dalam tubuh, dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan beragam. Mendeteksi kadar gula sejak dini juga perlu kamu lakukan, agar bisa memperbaiki pola konsumsi makana/minuman, jika hasilnya ngga sesuai dengan kisaran kadar gula darah normal.

 

Editor & Proofreader : Firda Shabrina, STP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.