Gizi Seimbang, Prestasi Gemilang!

Halo, Teman Sehat! Kamu tau ngga hari ini diperingati sebagai hari apa? Yap, Hari Gizi Nasional (HGN) yang diperingati setiap tangggal 25 Januari. Tujuan diselenggarakannya HGN tahun ini yaitu, meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait gizi seimbang dan produksi pangan yang berkelanjutan.

Selain itu, peringatan ini juga mengajak pemerintah dari berbagai sektor untuk berkomitmen membangun pangan dan gizi dalam mencegah stunting. Oh iya, sub tema HGN tahun ini adalah Keluarga Sadar Gizi, Indonesia Sehat dan Produtif. Kira-kira kenapa ya, peran keluarga sangat penting untuk membangun negara yang sehat dan produktif? Yuk, simak penjelasannya!

Masalah gizi dan dampaknya bagi negara

Kamu tau ngga? Ternyata, jika suatu negara belum bisa mencukupi kebutuhan gizi masyarakatnya dan memiliki beberapa masalah gizi (stunting, under weight, wasting dan anemia pada ibu hamil), maka akan berdampak pada kemajuan bangsa.

Hal ini dikarenakan, jika masyarakat belum bisa mencukupi kebutuhan gizinya, maka kemampuan mereka dalam menjaga kesehatan akan lebih rendah, sehingga bisa meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM) dan beberapa masalah gizi lainnya.

PTM dan masalah gizi yang ada, akan menyebabkan seseorang menjadi kurang produktif, sehingga bisa menghambat petumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan, dan kesenjangan pada masyarakat. Selain itu, negara juga memiliki beban ekonomi yang besar untuk membiayai masalah kesehatan yang ditimbulkan dan hal ini merupakan salah satu faktor yang menghambat kemajuan suatu negara.

Peran keluarga

Salah satu komponen terpenting dalam pembangunan kesehatan adalah terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat yang dimulai dari keluarga. Yap, terutama pada periode 1000 HPK (Hari Pertama dalam Kehidupan), yaitu masa kehamilan sampai si kecil berusia 2 tahun. Kenapa hingga usia dua tahun? Karena pada masa itu, perkembangan otak dan kecerdasannya sangat pesat, sehingga akan memengaruhi prestasi belajar dan pendidikannya.

Selain itu, keluarga juga berperan dalam mengaplikasikan gaya hidup yang sehat, termasuk pola makan yang bergizi. Yap, kebiasaan yang baik orang tua dalam mengaplikasikan gaya hidup sehat akan ditiru oleh anak-anaknya, sehingga merka akan terbiasa dengan gaya hidup sehat.

Yuk, budayakan GERMAS dan 10 pesan PGS!

Nah, untuk mendukung tercapainya hal ini, kamu bisa mulai membiasakan kegiatan GERMAS. GERMAS atau gerakan masyarakat hidup sehat, merupakan gerakan yang dilakukan untuk membiasakan perperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Kegiatannya meliputi, melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur dan buah, tidak merokok dan mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban.

Selain itu, kamu juga bisa mengaplikasikan 10 pesan Pedoman Gizi Seimbang (PGS), seperti konsumsi makanan sesuai dengan porsi ISI PIRING MAKANANKU, banyak makan sayur dan konsumsi buah-buahan, konsumsi aneka ragam makanan pokok, biasakan minum air putih yang cukup, cuci tangan dan latihan fisik.

Yuk, mulai kebiasaan baik dari diri sendiri, keluarga, orang terdekat hingga seluruh masyarakat juga melakukan hal yang sama, karena Gizi seimbang, akan menghasilkan prestasi yang gemilang!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.