Polio Muncul Kembali, Simak Cara Lindungi Diri!

Kasus polio di Indonesia muncul lagi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, diketahui bahwa kasus Virus Polio Liar (VPL) terakhir terjadi pada 20 Februari 2006 di Aceh. Sejak saat itu, belum pernah lagi ditemukan kasus Polio di Indonesia sampai pada Desember 2023 yang lalu ditemukan kembali kasus lumpuh layu akut di Jawa Tengah. Tahukah Sahabat Sehat bahwa polio adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan? Apa sebenarnya yang menyebabkan penyakit polio? Simak faktanya berikut ini!

polio
Foto: Freepik.com

Apa yang menyebabkan penyakit polio?

Polio disebabkan oleh virus yang menyerang sistem saraf manusia. Virus ini dapat menyebar dari manusia ke manusia, yang dapat ditransmisikan lewat rute faecal-oral alias dari tinja manusia yang mengkontaminasi air atau makanan yang kemudian dikonsumsi manusia. Polio biasanya menjangkit anak usia di bawah 5 (lima) tahun, tapi bagi orang dewasa yang belum menerima vaksin polio juga dapat terinfeksi.

Apa yang terjadi bila terjangkit virus polio?

Pengidap polio awalnya akan mengalami gejala seperti demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan leher, atau nyeri pada anggota badan. Polio cukup dikenal sebagai penyakit yang mematikan loh, Sahabat Sehat. Sekitar 5-10% dari penderita polio mengalami kematian. Hal ini dikarenakan seseorang yang terjangkit virus polio dapat langsung mengalami kelumpuhan dalam hitungan jam. Nah, apabila kelumpuhan sudah terjadi pada saraf yang mengatur otot pernapasan, maka dapat menyebabkan kematian pada pengidapnya.

Apakah pengidap polio bisa sembuh?

Seseorang yang sudah terjangkit polio tidak bisa sembuh. 1 dari 200 pengidap polio yang mengalami kelumpuhan tidak bisa disembuhkan, mayoritas pengidapnya akan mengalami kelumpuhan kaki. Tenang saja Sahabat Sehat, walaupun penyakit polio tidak bisa disembuhkan, tapi masih bisa dicegah.

Bagaimana cara mencegah penyakit polio?

vaksin polio
Foto: Freepik.com

Penyebaran penyakit polio dapat dicegah dengan vaksin. Vaksin polio ini terbukti aman dan sangat efektif mencegah penularan penyakit polio. Terdapat dua jenis vaksin polio, antara lain vaksin polio oral (OPV) dan vaksin yang berisi virus polio aktif yang dilemahkan (IPV). Vaksin polio dapat diterimakan sesuai jadwal vaksinasi yang disarankan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Bagi orang dewasa yang belum sempat atau kelewatan menerimakan vaksin polio masih dapat menerimanya di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Apakah Sahabat Sehat telah menerima vaksin polio? Jika belum, yuk vaksin segera. Mari juga ingatkan lingkungan sekitarmu untuk mendapatkan vaksin polio demi menjaga diri sendiri dan sesama. Salam sehat!

Referensi

Ditjen P2P Kemenkes. (2023). Leaflet Imunisasi Polio (IPV2).
Ditjen P2P Kemenkes. (2024). Temukan Kasus Lumpuh Layu Akut Akibat Virus Polio.
Infeksi Emerging Kemenkes. (2020). Poliomyelitis (Penyakit Virus Polio).
WHO. (2023). Fact Sheets Polio.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.