Mengenal Vaksinasi Polio untuk Anak

Hallo Sahabat Sehat! Polio merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak karena virus. Perlu diketahui salah satu cara pencegahannya dengan imunisasi polio pada anak sejak bayi. Lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

vaksinasi polio pada bagi
Foto: Freepik.com

Virus yang menyebabkan polio

Virus penyebab polio dapat ditemukan berupa virus polio liar/WPV (Wild Poliovirus) dan VDPV (Vaccine Derived Poliovirus). VDVP merupakan virus polio vaksin/Sabin yang mengalami mutasi dan dapat menyebabkan kelumpuhan.

Virus polio bergenus Enterovirus dan famili Picoma viridae ini dapat menukar melalui melalui feses, dahak tenggorongan yang terinfeksi, melalui tetesan cairan seperti air ludah, batuk, maupun bersin. Tangan atau benda yang kurang bersih yang dimasukkan kedalam mulut dapat mempermudah terjadinya infeksi. Masa inkubasi atau masa berkembang biak virus polio yaitu 4 sampai 35 hari.

Vaksin polio

Ada dua jenis vaksin yang dikenal, yaitu oral polio vaccines (OPV) dan inactivated polio vaccines (IPV). Oral poliovirus vaccine (OPV) sering disebut sebagai vaksin polio Sabin sesuai nama penemunya, bentuk trivalen (tOPV) untuk mencegah tiga jenis virus polio. Vaksin tOPV dapat memberikan kekebalaan pada tubuh semur hidup dan diberikan tiga dosis secara serial.

Vaksin polio oral lebih efektif untuk pemberantasan poliomyelitis atau polio. Efek samping dari vaksin polio yaitu nyeri atau kemerahan di area penyuntikan, pusing, demam, muntah, anak rewel atau terlihat lelah dan telinga berdengung.

pentingnya vaksinasi polio
Foto: Freepik.com

Dosis yang diberikan untuk anak

Sebagai imunisasi primer, dosisnya adalah 0,5 ml. Dosis pertama bisa dilakukan pada bayi setelah lahir dalam bentuk tetes mulut (OPV). Vaksin selanjutnya diberikan ketika menginjak usia 2, 3, dan 4 bulan. Sedangkan, vaksin booster diberikan saat anak berusia 18 bulan.

Gejala bila terjangkit polio

Dalam beberapa kondisi,  infeksi  virus  ini  dapat  menyebar  ke  aliran  darah  dan menyerang sistem saraf. Jika sudah terinfeksi, biasanya akan timbul gejala awal yang yang berupa demam, sakit kepala, kelelahan, muntah, nyeri ditungkai, dan rasa kaku di leher.

Gejala ini dikategorikan menjadi tiga kelompok. Pertama, polio non-paralisis yang terjadi yaitu melemahnya otot, muntah, demam, meningitis, letih, sakit tenggorokan, sakit kepala serta kaki, tangan, leher dan punggung terasa kaku dan sakit. Kedua ,polio paralisis yang dapat menyebabkan kaki dan tangan terasa lemah, kehilangan refleks tubuh dan lemah otot. Ketiga, sindrom pasca-polio yang dapat menyebabkan sulit bernapas atau menelan, depresi, lemah otot, ganguan tidur, massa otot tubuh menurun, dan sulit berkonsentrasi.

Sahabat Sehat, imunisasi polio sangat penting diberikan sejak bayi untuk melindungi diri dari virus polio yang dapat mengakibatkan kelumpuhan. Maka dari itu ngga perlu takut jika akan diimunisasi polio. Memang akan terjadi efek samping setelah imunisasi, tetapi itu ngga membahayakan bagi tubuh. Justru akan lebih bahaya jika tidak divaksinasi sama sekali. Jangan lupa share juga informasi ini!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Dinas Kesehatan Jakarta. 2022. Polio, Mengapa Berbahaya?. https://dinkes.jakarta.go.id/berita/read/polio-mengapa-berbahaya. Diakses 27 Januari 2023.

Hutagalung, N. A. 2017. Implementasi Metode Bayes Pada Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Polio. https://jsk.stmikprabumulih.ac.id/index.php/jsk/article/view/21. Diakses 27 Januari 2023.

Satari, H. I., Ibbibah, L. F., & Utoro, S. 2016. Eradikasi Polio. https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/download/1061/pdf. Diakses 27 Januari 2023.

Shabbir, H., Saeed, S., Farhan, M., Abbas, K., ur Rehman, M. E., Gul, F., & Basit, J. 2022. Poliomyelitis in Pakistan: Challenges to polio eradication and future prospects. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2049080122010342. Diakses 27 Januari 2023.

Pane. 2021. Vaksin Polio. https://www.alodokter.com/vaksin-polio. Diakses 27 Januari 2023.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.