Halo Teman Sehat! Kamu pasti udah tahu kalau masa anak-anak merupakan periode golden age (emas) yang paling krusial dalam kehidupan manusia. Periode ini berlangsung dimulai dalam kandungan hingga usia 2-3 tahun pertama kehidupan. Disebut golden age karena masa ini merupakan masa emas pertumbuhan fisik, intelektual, mental, serta emosional anak.

Tingkat optimalisasi peran pengasuhan orang tua yang berkelanjutan dan konsisten terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak pada priode golden age sangat menentukan kualitas hidup anak dikemudian hari. Maksud dari asuhan di sini adalah cara orang tua dalam merawat dan memenuhi kebutuhan anak seperti melimpahi anak kasih sayang yang cukup, memenuhi kebutuhan pendidikan anak, menjaga kesehatan anak dengan memberi imunisasi, serta mencukupi kebutuhan gizinya.
Kali ini, kita bahas tentang pemenuhan gizi anak pada masa golden age yuk! Dijelaskan dalam foodforthebrain, ada 4 aturan pemilihan makanan untuk mengoptimalkan otak anak. Apa aja?
1. Pilih makanan ber-indeks glikemik rendah
Gula merupakan sumber energi utama bagi otak. Nah, penting bagi orangtua untuk memastikan anak mendapatkan gula dalam jumlah, jenis dan waktu yang tepat. Konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan anak menjadi hiperaktif dan kesulitan konsentrasi. Sedangkan kekurangan gula bisa menyebabkan anak lesu, ngga nyaman/rewel, dan sulit konsentrasi juga.
Pilihkan makanan yang mempunyai indeks glikemik rendah, seperti kentang, beras merah, makanan berbahan dasar gandum dan sayuran. Mengombinasikan karbohidrat dan protein juga baik, karena protein bisa memperlambat penyerapan gula yang terdapat dalam karbohidrat.
2. Pastikan anak tercukupi kebutuhan lemak esensialnya

Omega-3 dan omega-6 merupakan jenis lemak esensial yang bisa membantu mengoptimalkan kecerdasan dan perilaku anak. Makanan dengan mengandung lemak esensial bisa didapatkan dari kacang-kacangan, biji-bijian, ikan (mackerel, sarden, tuna, salmon) dan telur. Lemak esensial juga bisa didapatkan dari minyak ikan juga!
3. Jangan lupa vitamin dan mineral!
Vitamin dan mineral merupakan zat gizi penting yang bertugas menyelaraskan kinerja otak. Selain itu, juga berperan dalam pengaturan metabolisme tubuh. Anak yang tercukupi kebutuhan vitamin dan mineralnya akan tumbuh lebih kuat serta jauh dari berbagai macam penyakit. Sumber vitamin dan mineral banyak didapatkan pada sayur dan buah.
4. Hindari zat antigizi dan kenali makanan yang menimbulkan alergi pada anak

Zat antigizi merupakan substansi yang apabila diberikan dalam jumlah tertentu bisa mengakibatkan gangguan kesehatan dan menghambat penyerapan zat gizi lain. Untuk menghindari terkonsumsinya zat antigizi oleh anak, hindari/minimalkan pemberian makanan yang digoreng dengan minyak yang sudah dipakai berulang kali, pewarna makanan dan gula pengganti yang ngga alami.
Selain itu, penting juga bagi orangtua untuk mengetahui makanan apa aja yang bisa menimbulkan reaksi alergi pada anak. Makanan laut, susu, telur, meskipun merupakan sumber makanan yang baik, tapi juga merupakan makanan yang bisa menyebabkan alergi pada beberapa anak. Konsultasikan segera ke dokter apabila anak mengalami gejala alergi setelah mengonsumsi makanan tertentu.
Golden age merupakan masa yang penting, karena itu para orangtua ngga boleh menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memberikan pengasuhan dan zat gizi yang optimal bagi anak. Teman Sehat punya pertanyaan seputar golden age? Yuk, tanyakan di kolom komentar di bawah ini!
Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

