Bersihkan Telinga dengan Ear Candle? Bolehkah?

Teman Sehat, saat memiliki waktu luang lebih, kegiatan apakah yang akan kamu lakukan? Berjalan-jalan bersama orang terdekat atau menyenangkan diri di spa sambil melakukan terapi ear candle? 

Biasanya terapi ini bertujuan untuk membersihkan telinga dan mebuat tubuh menjadi lebih rileks. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan lilin khusus yang dimasukkan kedalam telinga, lalu panas yang dihasilkan dipercaya bisa membersihkan kotoran di dalamnya. Benarkah seperti itu? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Apakah Ear Candle aman dan efektif digunakan?

Sebenarnya sejauh ini belum ada studi mengenai keberhasilan terapi Ear Candle dalam membersihkan telinga. Pada studi yang dilakukan oleh Tan SN, terapi ini justru cenderung kurang efektif dalam pembersihan telinga dan bahkan berpotensi bahaya. Sedangkan untuk tingkat keamanannya, menurut FDA pada lamannya, terapi ini berisiko menyebabkan cedera yang serius, bahkan jika digunakan sesuai dengan prosedur.

Ada beberapa laporan yang diterima FDA terkait penggunaan terapi ini, seperti luka bakar, gendang telinga yang tertusuk, dan penyumbatan saluran telinga yang berakhir pada perlunya tindakan operasi untuk penyembuhan. Masih dalam studi yang dilakukan oleh Tan SN, ada juga kasus yang terdata mengenai terapi ini, yaitu adanya sisa abu dan residu dari terapi ini yang masuk dan melapisi gendang telinga.

Sebaiknya lakukan ini, yuk!

Jangan mengorek telinga

Telinga akan menghasilkan kotoran telinga atau yang biasa disebut seruman. Dalam jumlah yang normal, serumen memiliki fungsi untuk menghalangi masuknya benda-benda asing dan menghambat pertumbuhan bakteri pada telinga. Sebetulnya, telinga bisa membersihkan diri secara otomatis, loh!

Melalui gerakan rahang pada saat menguyah makanan, akan membantu mendorong kotoran keluar dan mudah terlepas. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, kegiatan mengorek telinga menggunakan cotton bud, cenderung mendorong masuk serumen, sehingga bisa menyumbat saluran pendengaran. Selain itu, kegiatan mengorek telinga juga berisiko menyebabkan pecahnya gendang telinga.

Bersihkan area luar pendengaran

Jika kamu tetap ingin membersihkan telinga, sebaiknya bersihkan area luarnya saja atau area daun telinga. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran-kotoran kering yang biasa menempel pada daun telinga. Kamu bisa menggunakan handuk yang lembut untuk membersihkannya. Hindari menggunakan tisu atau kapas karena berisiko meninggalkan sisa-sisa tisu pada telinga.

Gunakan obat tetes untuk melunakkan kotoran yang menggumpal

Berdasarkan pemaparan pada laman Kementerian Kesehatan, penggunaan obat tetes yang biasa dijual di apotek, bisa berfungsi melunakkan gumpalan kotoran telinga sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Setelah dua atau tiga hari pengunaan, kamu perlu memiringkan kepalamu dan meneteskan air hangat. Kemudian miringkan posisi kepala ke arah sebaliknya untuk mengeluarkan kotorannya. Selanjutnya keringkan saluran telinga dengan handuk atau kain lembut pada area luar.

Nah, Teman Sehat sekarang kamu tahu kan abagimana cara membersihkan telinga yang baik dan benar? Yuk, cermati cara pembersihan telinga yang baik, kalau perlu periksakan kebersihan telingamu di dokter THT (Telinga Hidung Tenggorokan) untuk pengecekan lebih lanjut. Jadi mau pakai ear candle atau pembersihan biasa saja, Teman Sehat?

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.