Asupan gizi yang didapatkan dari makanan dan minuman sangatlah penting untuk anak, terutama ketika mereka telah mencapai usia sekolah yaitu 6-12 tahun. Pada usia ini anak biasanya memiliki nafsu makan yang tinggi, namun belum bisa memilih makanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Padahal makanan yang dikonsumsi pada usia tersebut akan sangat berpengaruh terhadap tumbum kembangnya, loh! Oleh karena itu, orang tua perlu memahami pentingnya memenuhi asupan gizi anak supaya tumbuh kembang anak ngga terganggu. Yuk, simak info berikut ini Sahabat Sehat!

Pola Makan Anak Usia Sekolah
Anak yang berusia antara 6 sampai 12 tahun biasanya makan dalam jumlah yang lebih banyak, bisa mencapai 4-5 kali sehari makanan berat dan ditambah camilan atau snack. Selain itu, kebiasaan makan dan preferensi makanan anak juga biasanya mulai terbentuk pada usia ini.
Ada banyak yang bisa mempengaruhi pola makan anak di usia sekolah, mulai dari keluarga, teman, sampai media online dan offline. Orang tua perlu memberikan pengawasan ekstra untuk memastikan anak bisa mengkonsumsi makanan yang akan memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik.
Pentingnya Pemenuhan Gizi Anak Usia Sekolah
Asupan gizi yang cukup, sangat penting supaya tumbuh kembang anak berjalan optimal. Lebih lanjut lagi, kebutuhan gizi yang ngga terpenuhi dengan baik atau berlebihan bisa menyebabkan masalah terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak, bahkan bisa menjadi faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular.
Nah, untuk membantu menentukan pola makan bergizi yang terbaik bagi anak, kamu bisa memastikan anak mendapat lima kategori makanan utama, yakni makanan pokok sumber karbohidrat, sayuran, buah, susu dan lauk pauk sumber protein.
Makanan sumber karbohidrat ini nantinya akan digunakan sebagai sumber energi utama. Selain nasi putih, kamu bisa mencoba untuk memvariasikan sumber karbohidrat yang akan diberikan untuk anak seperti gandum utuh, nasi merah, oatmeal, ubi atau kentang.
Sayur dan buah memiliki peran yang penting untuk memenuhi kebutuhan serat, vitamin dan mineral. Ada banyak jenis sayur dan buah yang bisa kamu pilih, supaya kandungan gizinya lengkap kamu bisa memilih sayuran yang memiliki warna dan jenis yang beragam. Cara untuk memberikan sayur dan buah juga beragam, bisa dimakan langsung, dijadikan jus, dan di olah menjadi produk lainnya.
Nah, selanjutnya ada sumber protein. Protein ini biasanya diperoleh dari lauk pauk dan susu. Ada banyak pilihan sumber protein yang bisa di jadikan lauk untuk dikonsumsi anak, mulai dari daging sapi, daging ayam, ikan, kacang-kacangan, dan sebagainya. Tahu dan tempe juga bis jadi salah satu alternatif sumber protein juga, loh!

Tips Menjaga Pola Makan Anak
Langkah pertama untuk memastikan pola makan dan asupan gizi anak tetap terjaga bisa dimulai dari orang tua. Sahabat Sehat bisa memulai dengan mengajarkan anak makanan mana yang baik bagi tubuh dan yang tidak. Kamu bisa juga memberitahukan manfaat dan efek samping dari berbagai jenis makanan tersebut.
Selain memberikan info tentang berbagai jenis makanan dan manfaatnya, kamu juga bisa membuat anak terbiasa untuk mengonsumsi makanan sehat dengan menyediakan menu bergizi seimbang. Mulai dari menu makanan utama, hingga camilan yang dikonsumsi. Misalnya dengan mengurangi kebiasaan untuk mengonsumsi junk food. Bukan cuma itu, kamu juga perlu membiasakan anak untuk makan tepat waktu.
Nah Sahabat Sehat, semoga informasi di atas bisa membantu untuk kamu yang sedang memikirkan cara menjaga asupan gizi anak tetap seimbang di usia sekolahnya ya. Selain menjaga asupan gizi dan pola makan, jangan lupa juga pastikan anak untuk rutin berolahraga!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
