Kenapa ya, Junk Food Ngga Sehat?

Teman Sehat, banyak orang yang bilang kalau makanan siap saji atau Junk Food itu ngga sehat. Misalnya kentang goreng, minuman bersoda, pizza, hotdog ataupun burger.

Padahal kalau kamu lihat secara sekilas, komposisi burger cukup mengandung zat gizi yang komplek. Seperti, protein dan lemak dari patty dagingnya, karbohidrat dari roti, dan vitamin dari sayuranya. Tapi kenapa ya, para ahli ataupun pakar kesehatan berpendapat kalau makanan junk food ngga sehat? Yuk, simak penjelasannya! Let’s check it out!

Apa sih Junk Food?

Junk food atau makanan siap saji, merupakan makanan olahan yang kandungannya kurang baik, jika dikonsumsi terus menerus. Penyajiannya yang singkat dan praktis membuat masyarakat menyukainya, apalagi life style masyarakat Indonesia yang menyukai sesuatu yang mudah dan praktis.

Junk food sering dikenal sebagai makanan yang ngga sehat, karena mengandung jumlah lemak yang besar, rendah serat, banyak mengandung garam, gula, dan kalori tinggi, tetapi rendah nutrisi, vitamin, dan mineral.

Proses pengolahannya

Biasanya proses pengolahan yang digunakan sata penyajian junk food yaitu pemanasan dengan cara digoreng dan dipanggang, menggunakan bahan baku yang sudah siap olah. Proses pemanasan yang terjadi berulang-ulang, bisa merusak atau menghilangkan zat gizi yang ada pada makanan, terutama protein yang rentang terhadap panas.

Minyak goreng yang digunakan berulang kali dengan suhu tinggi, juga bisa menghasilkan senyawa peroksida yang bisa menjadi toksik dan membahayakan kesehatan tubuh, jika dikonsumsi terlalu sering.

Dampaknya pada kesehatan

Kalori atau energi berlebihan dari konsumsi junk food, bisa menyebabkan penumpukan lemak bahkan sampai meningkatkan risiko obesitas. Selain itu, kandungan gula dan garam yang tinggi pada makanan siap saji bisa meningkatkan risiko penyakit degeneratif, loh!

Penyakit degeneratif seperti gangguan jantung, hati, ginjal, diabetes melitus, kanker dan kolestrol akan muncul jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan ini, tanpa tapi diimbangi dengan gaya hidup sehat. Sayuran yang porsinya hanya sedikit bisa dikatakan kurang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, karena tertutupi oleh kandungan lemak jahat yang tinggi.

Nah, Teman Sehat, yuk mulai sekarang kurangi konsumsi junk food. Mulailah dengan mengonsumsi makanan fresh seperti buah, sayur atau masakan yang kamu bawa sebagai bekal. Jangan lupa, makan sesuai degan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) dan budayakanlah gaya hidup sehat, untuk masa depan yang lebih baik!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.