Hoaks vs Fakta, Berjemur di bawah Sinar Matahari

Teman Sehat, apakah kamu termasuk seseorang yang suka menikmati matahari hingga warna kulitmu kecoklatan? Yap, seperti yang kamu tahu pada artikel sebelumnya, sinar matahari memiliki manfaat bagi tubuh, salah satunya membantu memproduksi vitamin D dalam tubuh.

Tapi, tahukah kamu ternyata terlalu lama berjemur bisa menyebabkan suntan bahkan subnurnt? Lalu banyak informasi tentang dua hal ini yang mebuat kamu bingung? Agar ngga bingung, yuk simak penjelasan hoaks vs faktanya di sini!

Benarkah menggunakan sunscreen, membuat kamu aman berjemur lama dan ngga menyebabkan sunburnt?

Sunburnt atau terbakarnya kulit kamu karena terlalu lama berjemur dan terpapar sinar matahari, bisa berefek ngga baik loh, buat tubuh! Faktanya, jika kamu mengaplikasikan sunscreen dengan tingkatan SPF (Sun Protection Factor) tertentu, maka merupakan salah satu cara yang baik untuk pencegahannya.

Tapi, bukan berarti kamu bisa berjemur lebih lama, ya! Hal ini dikarenakan fungsinya untuk meningkatkan perlindungan kulitmu terhadap paparan sinar matahari. Perlindungan ini akan lebih efektif, jika kamu mengaplikasikannya dengan baik dan benar.

Tapi, jika ngga merasa kepanasan, apakah kamu ngga merasa sunburnt?

Tahukah kamu, ternyata faktanya saat kulitmu terdeteksi terbakar (sunburnt) akibat paparan radiasi sinar UV, dampaknya ngga akan terasa panas pada kulit. Rasa panas pada tubuh disebabkan oleh radiasi sinar inframerah dari matahari.

Oke, kalau begitu bagaimana dengan berjemur hingga warna kulit kecoklatan (suntan) apakah aman?

Kulit yang berwarna kecoklatan, umunya lebih tahan terhadap paparan radiasi sinar matahari. Hal ini dikarenakan kandungan zat melanin yang dikandungnya. Tetapi, faktanya jika kamu terlalu lama berjemur (>30 menit) menyebakan kulit menjadi tan yang akan meningkatkan risiko timbulnya kanker, karena sel yang rusak akibat paparan radiasi.

Hardvard Health Publishing, dalam artikel yang dipublikasikan pada lamannya menyatakan bahwa belum ada batasan yang pasti, indeks tan yang baik dan ngga menyebabkan risiko kanker. Sebaiknya saat melakukan suntanning, kamu diharuskan menggunakan sunscreen dan ngga terlalu lama terpapar sinar matahari, maksimal hanya 30 menit.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kalian tahu mengenai pernyataan yang beredar di sekitarmu. Perhatikan ya, informasi yang kamu dapatkan. Walaupun terkesan terpercaya, kamu perlu mengeceknya lagi. So, perhatikan hoaks dan faktanya, ya!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.