Sahabat Sehat, pernahkan kamu mendengar penyakit gagal ginjal akut? Ngga cuma terjadi pada orang dewasa, anak juga bisa mengalami ini, loh! Sebenarnya, apa itu gagal ginjal akut pada anak? Apa kira-kira penyebabnya dan bagaimana gejalanya? Yuk, simak berikut ini!
Apa itu gagal ginjal akut pada anak?
Gagal ginjal akut pada anak adalah kondisi penurunan fungsi ginjal secara mendadak dalam waktu tertentu yang menyebabkan tubuh anak ngga bisa mengeluarkan kotoran dan cairan melalui urin. Anak dikatakan mengalami gagal ginjal akut apabila mengalami peningkatan kadar kreatinin serum dan/atau penurunan urin yang dikeluarkan. Semakin tinggi kadar kreatinin serum dan semakin sedikit urin yang dikeluarkan, semakin parah pula kondisi gagal ginjal akut anak.

Sebelum dokter mendiagnosis anak dengan gagal ginjal akut, dokter akan memeriksa kondisi fisik, urin, dan darah anak. Apabila diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menegakkan diagnosis, dokter bisa melakukan pencitraan (imaging test) atau biopsi (pengambilan secuil jaringan untuk diperiksa) terhadap ginjal anak.
Penyebab gagal ginjal akut pada anak
Gagal ginjal akut pada anak bisa terjadi akibat tiga kondisi, yaitu kurangnya aliran darah ke ginjal (gagal ginjal akut prerenal), kerusakan ginjal (gagal ginjal akut renal), atau tersumbatnya saluran pembuangan urin (gagal ginjal akut postrenal).
Kurangnya aliran darah ke ginjal bisa terjadi karena tekanan darah rendah akibat infeksi atau syok, pendarahan, penurunan cairan tubuh (dehidrasi) semisal karena diare, kerusakan hati, efek samping obat, reaksi alergi, luka bakar, atau operasi mayor. Kerusakan ginjal bisa terjadi pada anak dengan infeksi, sepsis, sindrom hemolitik uremik, lupus, atau glomerulonefritis.
Sementara itu, penyumbatan saluran pembuangan urin pada anak bisa disebabkan oleh batu ginjal, penggumpalan darah, dan permasalahan kemih lainnya. Oh iya, apabila anak terlahir prematur atau memiliki riwayat penyakit ginjal kronis, anak juga lebih rentan mengalami gagal ginjal akut loh, Sahabat Sehat!
Apa saja gejalanya?
Sahabat Sehat, gejala gagal ginjal akut pada anak bisa ngga terlihat atau terasa pada awal sakit. Tapi, gejala gagal ginjal akut bisa mendadak muncul dan bertambah parah dengan cepat tergantung penyebabnya.
Penurunan urin yang dikeluarkan dan perubahan warna urin menjadi merah atau kecoklatan bisa jadi gejala awal gagal ginjal akut. Apabila dibiarkan, anak bisa mengalami pembengkakan akibat penumpukan cairan (edema) khususnya di sekitar mata, tangan, atau kaki. Gejala lain yang bisa muncul antara lain mual, muntah, merasa lelah, napas terengah-engah, bingung, nyeri dada, dan nyeri perut.

Bagaimana cara menanganinya?
Apabila anak mengalami gejala di atas, Sahabat Sehat sebaiknya segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan. Perawatan di rumah sakit dengan pengobatan dan terapi gizi umumnya dibutuhkan hingga kondisi anak membaik. Anak juga bisa membutuhkan terapi berupa cuci darah atau transplantasi ginjal apabila kondisi ginjal anak ngga kunjung pulih.
Sahabat Sehat ngga perlu panik dan terlalu khawatir, kalau gagal ginjal akut pada anak ditangani dengan benar, ginjal anak bisa sehat seperti sedia kala kok. Tapi Sahabat Sehat tentu tetap perlu waspada terhadap kondisi anak, ya! Jangan lupa bagikan informasi ini agar kesehatan anak bisa tetap terjaga!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
