Teman Sehat, kamu udah baca artikel sebelumnya yang bahas tentang radiasi HP kan?Nah, pasti kamu udah tau kan, ternyata kita bisa berkomunikasi via HP karena adanya gelombang radiofrequency (RF) yang udah dibahas pada artikel sebelumnya.
Sekarang kita lanjutin yuk bahasannya! Banyak banget orang, mungkin termasuk kamu, yang bertanya-tanya, apakah radiasi HP menyebabkan kanker? Nah, sebentar lagi kamu akan temukan jawabannya.

Coba deh kamu cek beberapa hasil penelitian ini
- Penelitian US National Toxicology Program (NTP) mengamati tikus di laboratorium dengan paparan radiasi RF pada seluruh tubuh selama 9 jam per hari, dimulai dari sebelum lahir hingga lebih dari 2 tahun. Ternyata, ditemukan peningkatan risiko (walaupun kecil) terjadinya jenis-jenis tumor tertentu pada otak dan jantung pada tikus jantan. Meskipun demikian, penelitian ini menggunakan radiasi RF yang lebih tinggi dibandingkan dengan radiasi yang ditimbulkan oleh HP pada umumnya dengan waktu paparan yang lebih lama. Tapi, hal ini menyumbang bukti bahwa radiasi HP mungkin aja memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia.
- Penelitian lain menyebutkan bahwa orang sehat yang menempelkan HP-nya ke telinga selama 50 menit, menyebabkan jaringan otak yang beredekatan dengan telinga tersebut menggunakan glukosa yang lebih banyak dibandingkan dengan sisi lainnya. Glukosa adalah ‘bahan bakar’ otak ketika kita berpikir, berbicara, atau bergerak. Nah, meskipun belum jelas apa dampak dari peningkatan penggunaan glukosa ini, tapi emang ada reaksi yang kurang normal ya, Teman Sehat?
- “The Million Women Study” yang melibatkan hampir 800.000 orang sebagai sampel penelitian di United Kingdom ngga menemukan hubungan antara penggunaan telepon seluler dengan tumor ataupun kanker otak. Tapi, penelitian ini menemukan hubungan yang mungkin terjadi antara penggunaan HP jangka panjang dengan acoustic neuromas, yaitu tumor jinak di bagian otak yang mengatur pendengaran.
Jadi, apakah radiasi HP menyebabkan kanker?
Pada dasarnya, radiofrequency (RF) ngga punya cukup energi untuk menyebabkan kanker secara langsung dengan merusak DNA di dalam sel. Berbeda dengan x-rays, gamma rays, atau sinar ultraviolet yang bisa menyebabkan kerusakan ikatan kimia secara langsung di dalam DNA karena energi radiasinya yang tinggi.
Tapi, ternyata…
Pada tahun 2011, International Agency for Research on Cancer (IARC) menggolongkan radiasi HP sebagai “possibly carcinogenic” yang artinya bisa menjadi risiko untuk menyebabkan kanker.
Walaupun belum ada penelitian yang membuktikan hubungan kuat antara radiasi HP dengan kanker, tetep aja ya Teman Sehat, radiasi HP itu tergolong berpotensi menyebabkan kanker. Saat ini, penelitian-penelitian untuk membuktikan hubungan radiasi HP dengan kanker masih terus dilakukan.
Oh iya, sedihnya, anak-anak punya risiko yang lebih besar buat mengalami kanker pada bagian otak akibat radiasi telepon seluler karena sistem saraf pada otak anak masih dalam proses pembentukan, sehingga lebih mudah mengalami gangguan.
Jadi, harus apa?

Nah, untuk menghidarkan diri dari berbagai dampak buruk yang mungkin diakibatkan oleh HP, coba lakukan saran dari US National Cancer Institute ini, Teman Sehat.
- Gunakan speaker mode atau perangkat hands-free, sehingga sumber radiasi HP yang berasal dari antena pemancar dan penerima sinyal bisa berada jauh dari kepala (otak) kamu
- Kalau kepepet banget harus menempelkan HP ke telinga, lakukan percakapan sesingkat mungkin
- Selain batasi penggunaan HP buat diri sendiri, jangan lupa ingatkan adik, keponakan, dan anak-anak lainnya tentang pembatasan penggunaan HP.
Jadi, kalau teman kamu ada yang tanya: “emang iya, radiasi HP menyebabkan kanker?”, kamu udah tau jawabannya kan Teman Sehat? (agt&don)

1 Comment