Apakah kamu gemar minum teh? Dari sekian jenis teh, black tea atau teh hitam adalah komoditas yang tinggi peminatnya. Indonesia sendiri telah menjadi salah satu negara pengekspor teh hitam yang unggul.
Berdasarkan data dari International Trade Centre (ITC), teh hitam curah dan kemas mempunyai tren pertumbuhan yang meningkat. Semua itu karena aroma teh hitam yang harum dan khas serta sangat bermanfaat untuk kesehatan. Ingin tahu apa saja manfaatnya? Yuk, simak penjelasan berikut beserta uraian tahap pengolahannya.

Bagaimana Pengolahan Teh Hitam?
Teh hitam sudah dikenal banyak orang dan paling banyak dikonsumsi dibandingkan jenis teh lainnya. Teh dengan rasa dan aromanya yang sedap ini berasal dari tanaman Camelia sinensis. Sebenarnya, semua jenis teh berasal dari tanaman yang sama, namun cara pengolahan yang berbeda menjadikan teh memiliki jenis yang beragam, seperti teh hitam, teh putih, teh oolong, dan teh hijau.
Proses pengolahan teh hitam diawali dengan proses withering (pelayuan) selama 16-18 jam di luar ruangan. Kemudian, daun digulung dan dipelintir guna melepaskan enzim alami serta menyiapkan daun untuk proses oksidasi. Daun diletakkan di tempat dingin dan lembab, kemudian dilakukan proses fermentasi dengan bantuan enzim dan oksigen. Teh hitam mengalami fermentasi terbanyak, sehingga rasa dan aromanya lebih kuat dibandingkan jenis teh lainnya. Tahap berikutnya adalah pengeringan untuk menghentikan proses oksidasi.
Manfaat Teh Hitam
Dilansir dari laman Alodokter, 100 gram teh hitam mengandung 99.7 gram air, 1 kkal energi, 0.3 gram karbohidrat, 37 mg kalium, 20 mg kafein, 0.02 mg zat besi. Beberapa zat antioksidan yaitu katekin, thearubigins, dan theaflavin yang termasuk dalam kelompok polifenol juga terkandung di dalamnya dan menjadi sumber antioksidan utama. Semua zat gizi tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya sebagai berikut.
1. Menambah Energi
Selain kopi, ternyata teh hitam bisa menambah energi untuk meningkatkan aktivitas otak, merelaksasi, dan meningkatkan konsentrasi. Semua itu merupakan khasiat dari L-theanin. Oleh sebab itu, minum teh hitam sebelum memulai aktivitas sehari-hari bisa membuat kamu lebih fokus dan terjaga.

2. Mencegah Obesitas
Kandungan polifenol menjadikan teh hitam mampu menekan penyerapan lemak dan gula kompleks. Secara ngga langsung ini bisa membantu menghambat peningkatan berat badan. Meskipun demikian, konsumsi teh hitam perlu diimbangi dengan menjaga pola makan dan olahraga teratur agar efektif mencegah obesitas.
3. Mencegah Efek Radikal Bebas
Black tea yang mengandung antioksidan mampu mencegah efek radikal bebas yang merusak sel tubuh, sehingga risiko munculnya berbagai penyakit kronis bisa diturunkan. Terjadinya penggumpalan darah dan aterosklerosis juga bisa dikurangi risikonya.
Senyawa antioksidannya yang berupa polifenol juga dapat membantu mencegah aktivitas sel kanker. Berdasarkan studi dari Food Science and Human Wellness, polifenol tersebut membantu mencegah penyebaran tumor payudara.
4. Mengontrol Gula Darah
Teh hitam yang diminum tanpa gula atau sedikit gula membantu meningkatkan kadar insulin, sehingga mengurangi kadar gula darah. Cobalah mulai mengontrol kadar gula yang menyebabkan komplikasi kesehatan yaitu obesitas, gagal ginjal, penyakit jantung, sampai depresi.
5. Melancarkan Pencernaan
Kandungan tanin dan polifenol pada teh hitam mampu melancarkan proses pencernaan, terutama mengatasi beragam gangguan pada usus dan lambung. Hal tersebut karena sifat antimikroba yang bisa membunuh zat mikroba berbahaya, sekaligus memperbaiki lapisan saluran pencernaan. Selain itu juga bisa mengurangi risiko peradangan usus.
Di samping semua khasiat teh hitam tersebut, tetap ngga boleh dikonsumsi berlebihan, ya! Umumnya, teh hitam aman dikonsumsi jika ngga lebih dari 3 cangkir dalam sehari. Kalau lebih dari itu, berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, seperti lebih sering buang air kecil, gelisah, sulit tidur, sakit kepala, mual, muntah, gemetar, detak jantung tidak teratur, napas lebih cepat, bahkan anemia.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
