Selamat Hari Dokter Nasional!

Halo, Teman Sehat! Apa yang terlintas dipikiran kamu saat mendengar kata ‘dokter’? Yap, pasti ‘menyeramkan’, ‘rumah sakit’, ‘obat’ dan hal lain yang berhubungan dengan penyakit. Tapi, kamu tau ngga sih, ternyata dokter itu berjasa loh, dalam membantu menjaga kesehatan. Nah, untuk itulah setiap tanggal 24 Oktober, diperingati sebagai Hari Dokter Nasional. Kira-kira apa ya, yang mendasari lahirnya hari ini? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Perkumpulan dokter Indonesia

Kamu tau ngga? Tanggal 24 Oktober itu, identik dengan tanggal lahirnya organisasi IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Yap, hari lahirnya IDI kemudian dipilih oleh rekan-rekan dokter sebagai Hari Dokter Nasional. Biasanya, kegiatan yang dilakukan merayakan hari ini yaitu, pengobatan gratis, senam sehat, konsultasi gratis dan kegiatan lainnya.

Awalnya, Pada tahun 1926 perkumpulan ini bernama Vereniging van Indische Artsen berubah namanya menjadi Vereniging Van Indonesische Genesjkundigen (VGI). Perubahan ini dilakukan karena dulu, dokter ‘pribumi’ dianggap lebih ‘rendah’ dari dokter yang lain. Pada tahun 1943, di masa kependudukan Jepang organisasi ini dibubaran dan diganti menjadi  Jawa izi Hooko-Kai.

Lalu pada tanggal 30 Juli 1950, Persatuan Thabib Indonesia, mengadakan rapat untuk menyelenggarakan Muktamar yang diselenggarakan 22-25 Sepember 1950. Muktamar ini diselenggarakan di Deca Park dengan hasil pemilihan ketua Umum IDI, yaitu Dr. Sarwono Prawirohardjo. Kemudian pada tanggal 24 Oktober 1950, atas nama dewan pusat dan anggota pengurus lainnya, menetapkan dasar berdirinya Ikatan Dokter Indonesia.

Dokter dan kontribusinya bagi masyarakat

Kamu tau ngga, ternyata tugas dokter ngga cuma mengobati pasiennya, loh! Tapi juga sebagai penasihat di bidang kesehatan bagi pasien. Dokter memiliki tugas mendampingi pasien, memberikan informasi, edukasi, menjelaskan detail apa yang terjadi pada pasien sampai paham, memberikan semangat dan problem solving.

Selain itu, dokter juga ngga cuma memberikan resep obat buat pasiennya, tapi juga mencari tahu faktor lain yang menyebabkan penyakit itu muncul dan dampaknya bagi keluarga pasien. Tapi, tau ngga? Ada tugas berat dokter yang harus tetap dilakukan, yaitu Palliative care, yaitu memberikan konsultasi bagi pasien yang harapan hidupnya kecil, dengan mempertahankan kualitas akhir hidupnya, sampai memberikan konseling duka cita.

Bangsa yang sehat dimulai dari diri yang sehat

Teman Sehat, merayakan Hari Dokter Nasional, bisa dimulai dari cara menjalin komunikasi yang baik antara doter dan pasiennya, loh! Menurut dr. Annisa Anggarini, seorang dokter umum di Jawa Barat, mengatakan bahwa bangsa yang sehat dimulai dari diri yang sehat. Semangat menjaga tubuh, kesehatan makanan dan lingkungan yang akan membuat masyarakat menjadi lebih sehat.

Komunikasi yang baik antara dokter dan pasien dalam memberikan informasi dan edukasi, bisa membantu mengurangi jumlah pasien yang mengidap penyakit, loh! Selain itu, dengan Hidup sehat, berkontribusi membayar pajak tepat waktu, akan meningkatkan kualitas kesehatan yang lebih baik.

Nah, sekarang kamu tau kan? Ternyata tugas dokter itu ngga gampang. Yuk, bantu kerja dokter dengan melakukan hal kecil yang dimulai dari diri kamu sendiri, yaitu jaga kesehatan dan bayar pajak untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *