Wow, Vaksin HIV/AIDS Kini Semakin Nyata

Halo Teman Sehat! HIV/AIDS adalah penyakit menular yang masih banyak banget penderitanya di dunia, terutama di Afrika. Walaupun udah berbagai cara yang dilakukan untuk mencegah HIV/AIDS, kejadian HIV/AIDS ini masih aja banyak dan belum teratasi.

penyakit-hiv-aids

Cara-cara inovatif pun makin gencar dilakukan, termasuk melalui penelitian-penelitian. Nah, ada kabar gembira nih, Teman Sehat!

Saat ini, dunia semakin optimis dengan penelitian vaksin untuk mencegah HIV/AIDS. Pengembangan vaksin dan antibody mediated prevention (AMP) kini semakin hits. Penelitian ini merupakan pengembangan dari vaksin yang sebelumnya udah ada.

Pada penelitian sebelumnya, vaksin yang dikenal dengan nama “RV114 regimen” mampu mengurangi infeksi sebesar 31% selama 3,5 tahun di Thailand. Vaksin yang baru kini diberi nama “HVTN 100”.

Uji coba vaksin ini telah dilakukan pada akhir tahun 2016 lalu. Penelitian yang dilakukan menggunakan sampel pembanding (kontrol) sebanyak 5400 laki laki dan perempuan yang bebas HIV di 15 titik Afrika Selatan yang akan diberikan placebo. Semua sampel akan menerima 5 suntikan selama setahun dan akan ditindaklanjuti hingga dua tahun kedepan untuk melihat proteksi dari vaksin tersebut.

Kabar gembira ini disampaikan dalam Konferensi AIDS internasional ke-21 di Durban, Afrika Selatan, Teman Sehat. Dengan mengangkat tema “Access Equity Rights Now”, konferensi AIDS ini mengajak kita untuk bekerja sama membantu orang-orang yang masih kekurangan untuk dapat mengakses layanan pengobatan, pencegahan, perawatan dan dukungan yang komprehensif terkait HIV.

syringe-417786_640

Konferensi ini pun menghasilkan beberapa program dalam website resmi WHO, bahwa akan ada keterlibatan antara WHO dan World Bank terkait pendanaan berkelanjutan untuk menurunkan jumlah kasus HIV dan hepatitis.

Selain itu, akan ada peninjauan kembali mengenai kebijakan rekomendasi WHO terkait HIV dan rekomedasi untuk pengadaan tes Hepatitis B dan C untuk peningkatan pencegahan, dan perawatannya.

Walaupun vaksin ini sedang dikembangakan, penelitian ini diakui akan mengalami kesulitan. Keseulitan utamanya adalah kemampuan HIV bermutasi secara luar biasa dan adanya antibodi yang mungkin memblokir vaksin. Jadi, kita berharap semoga hasil penelitian ini positif ya! (agt&don)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.