Yuk, Perhatikan beberapa Hal ini sebelum Mengonsumsi Telur!

Hai Teman Sehat, menurut kamu makanan apa yang ngga boleh absen di rumah? Pasti sebagian besar menjawab Telur. Yap, telur merupakan salah satu bahan pangan hewani sumber protein yang menjadi stok wajib bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tapi tahukan kamu, bahwa ternyata ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika menyimpan telur, penasaran? Yuk perhatikan penjelasan di bawah ini!

Perlukah mencuci telur?

Tahukah kamu, mencuci telur akan menghilangkan bagian permukaan tipis pada kulitnya,  yaitu kutikula. Yap, ternyata bagian ini berfungsi untuk melindungi sel-sel kulit telur. Jika bagian kutikula lepas, maka bakteri jahat akan lebih mudah masuk ke dalam produk ini. Bakteri yang bisa mengontaminasi produk ini yaitu Salmonella sp.

Jika masuk ke dalam tubuh, bakteri ini bisa mengganggu pencernaan kamu, seperti menyebabkan muntah dan diare. Jika ada kotoran yang menempel, kamu bisa membersihkannya menggunakan kain bersih maupun kain yang dibasahkan sedikit air jika kotoran yang menempel sulit di hilangkan.

Lebih baik disimpan di kulkas atau di karton ?

Pada tulisan yang dikutip dari laman Food and Drug Administration (FDA), telur lebih baik disimpan pada suhu di bawah 7o C. Penyimpanan produk ini di kulkas pada suhu di bawah 7o C, berfungsi untuk menurunkan risiko pertumbuhan bakteri salmonella, sehingga bisa menurunkan jumlah pertumbuhan dari bakteri ini. Tapi, berbeda dengan aturan yang berlaku di United Kingdom, yaitu produk ini disimpan di dalam karton dengan suhu ruang.

Menurut aturan yang berlaku di sana, produk yang disimpan di kulkas kemungkinan akan menyerap rasa dan aroma lain dari bahan makanan yang ada di kulkas, contohnya bawang Bombay. Terkadang aroma yang terserap, bisa memengaruhi perubahan rasa dan aroma dari produk ini. Nah berdasarkan dua aturan yang ada, ternyata Kemenkes dalam hal hygine sanitasi pangan, lebih condong ke aturan FDA dari United States (US).

Tapi, jika kamu mau menggabungkan kedua aturannya juga ngga masalah, loh. Contohnya, kamu tetap meletakan telur di dalam karton dan untuk memperpanjang masa simpannya bisa dismpan dalam kulkas. Selain memperpanjang masa simpan, kamu juga bisa menghindarinya adanya serapan aroma dari bahan pangan lainnya.

Masa simpan

Masa simpan telur tergantung suhu dan tempat penyimpanannya. Jika kamu menyimpan produk ini di kulkas pada suhu 4-7o C, maka produk ini bisa bertahan hingga maksimal 4-5 minggu.

Lebih aman konsumsi setengah matang atau matang, ya?

Sebaiknya, saat memasak telur kamu perlu memperhatikan suhu memasaknya. Baiknya produk ini dimasak pada suhu 85o C dengan matang sempurna. Hal ini dilakukan karena kandungan protein dalam produk ini dalam keadaan matang sempurna,  91% akan lebih mudah dicerna oleh tubuh, jika dibandingkan dengan tingkat kematangan yang lebih rendah. Selain itu tingkat kematangan yang rendah, memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi oleh bakteri salmonella, loh!

Nah, Teman Sehat iyulah beberapa hal yang perlu kamu tahu mengenai penanganan bahan pangan kaya protein ini? Agar telur yang kamu konsumsi tetap aman, sehat dan lezat, jangan lupa jaga pola hidup sehat dan bersih ya. #staysafe!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *