3 Gangguan Menstruasi pada Perempuan

Teman Sehat, kamu tahu ngga sih? Ternyata tanggal 8 Maret 2019 diperingati sebagai  Women Internatioal Day, loh! Berbicara soal perempuan, salah satu khas dari kamu yaitu ‘tamu bulanan’ atau menstruasi. Keadaan ini terjadi ketika kamu memasuki usia antara 10 – 15 tahun. Selain itu, menstruasi terjadi selama 2-8 hari, dengan rentang waktu mendapatkannya kembali sekitar 28 hari.

Tapi ternyata ada juga, loh gangguan-gangguan saat menstruasi. Mau tahu apa aja? Yuk langsung aja, check this out!

1. Dismenorea

Dismenorea merupakan gangguan ginekologik (gangguan yang dialami wanita) ditandai dengan nyeri saat kamu menstruasi. Biasanya, nyeri ini berupa keram yang berpusat pada bagian perut bawah. Selain itu, rasa keram ini seringkali disertai dengan nyeri punggung bawah, mual, muntah, sakit kepala, dan diare. Ketika kamu mengalami gangguan ini, sebaiknya kamu menghentikan semua aktivitas dan beristirahat selama beberapa jam atau beberapa hari.

2. Premenstrual syndrome

Premenstrual syndrome atau bisa dikenal dengan PMS, merupakan salah satu gangguan yang paling umum terjadi pada perempuan. Menurut penelitian yang dilakukan Mery, sebanyak 30%-50% perempuan mengalami gejala ini.

Gejala PMS ditandai dengan perubahan suasana hati yang cepat, seperti depresi, mudah marah atau tersinggung, mudah cemas, memiliki ketegangan yang berlebih, dan mudah menangis. Selain itu gejala fisik yang biasanya dialami yaitu, nyeri pada perut, sakit kepala, perut terasa kembung, cepat lelah, mengalami insomnia, dan adanya rasa ngga nyaman pada bagian payudara.

3. Epinore, Oligomenore, Amenore

Selanjutnya gangguan tiga serangkai, yaitu epinore, oligomenore, dan amenore. Epinore merupakan gangguan yang terjadi karena singkatnya siklus yaitu kurang dari 21 hari. Oligomenore merupakan gangguan yang terjadi karena panjangnya siklus melebihi batasan normal yaitu sekitar 35 hari.

Sedangkan amenore, yaitu keadaan lamanya siklus menstruasi ngga keluar selama tiga bulan berturut-turut. Amenore terbagi ke dalam dua kategori, yaitu amenore primer yang terjadi pada perempuan berumur 18 tahun keatas dan ngga pernah mengalami menstruasi. Sebaliknya amenore sekunder terjadi pada perempuan yang pernah mendapatkan menstruasi tetapi kemudian belum mengalaminya lagi.

Nah Teman Sehat, itulah beberapa gangguan yang bisa terjadi saat kamu mengalami menstruasi. Jika gangguan ini terus berlanjut, sehingga mengganggu aktivitas mu, maka ceklah ke dokter untuk mengetahui kepastian hasilnya.  Yuk, lebih kenal dengan dirimu sendiri!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *