4 Prinsip Asupan Gizi untuk Penderita Demensia

Teman Sehat, tahukah kamu bahwa hari ini diperingati sebagai Hari Alzheimer Sedunia? Yap, FYI, saat ini penyakit Alzheimer menduduki sekitar 70% kejadian demensia. Nah, salah satu hal yang perlu kamu perhatikan saat merawat penderitanya yaitu asupan makanannya. Mahu tahu apa saja prinsipnya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

1. Menjaga jenis dan total asupannya

Pada prinsipnya, pembatasan jenis dan total kalori bagi ODD (Orang Dengan Demensia) bertujuan untuk memastikan makanannya padat zat gizi makro dan mikro yang esensial. Oleh karena itu, makan yang disajikan utamanya masakan rumahan yang diolah sendiri.

Diutamakan makanannya tinggi serat (sayur, buah, gandum utuh, kacang-kacangan) dan kurangi konsumsi daging. Selain itu, hindari produk susu dan turunannya serta makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, ya. Asupan protein hewani bisa berasal dari ikan yang tinggi omega-3 dan DHA serta rendah lemak jahat.

2. Menjaga kecukupan vitamin

Kebutuhan vitamin untuk ODD yaitu vitamin E, B6, B12, asam folat, omega-3, dan antioksidan. Nah, kebutuhan ini utamakan bisa terpenuhi dari makanan, sebelum mencari dari suplemen multivitamin. Jadi, kamu perlu memperhatikan kandungan zat gizi bahan pangan yang akan dimasak dengan kandungan vitamin yang tinggi, ya!

3. Memperhatikan proses pengolahan dan penyajian

Proses pengolahan sangat penting, mengingat banyaknya lansia yang kesulitan mengunyah makanan. Tapi, kamu perlu ingat bahwa pengolahan bahan pangan seperti sayur dengan direbus akan mengurangi kandungan vitamin B kompleks.

Jadi, sebelum memasak pisahkan bagian yang keras atau sulit dikonsumsi. Rebuslah dengan sedikit air yang ngga terlalu panas. Segeralah angkat, ketika warna daun berubah lebih tua dan sebelum menjadi terlalu lunak.

4. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Penelitian terbaru menyatakan bahwa kesehatan sistem pencernaan merupakan kunci penting untuk proses berjalannya komunikasi sel-sel saraf di otak. Konsumsi makanan yang baik bagi bakteri baik, seperti probiotik dan prebiotik dari makanan fermentasi bisa membantu pembentukan bakteri baik di dalam usus besar, loh!

Nah, Teman Sehat, salah satu hal penting yang bisa kamu lakukan adalah melawan stigma buruk terhadap penderita Alzheimer. Ketidaknyamanan yang dirasakan seharusnya membuat kamu menjadi sosok yang penuh cinta. Maka, ODD sudah seharusnya diperlakukan dengan penuh hormat, perhatian dan kasih sayang. Let’s break the stigma and stay healthy, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *