6 Efek Samping Penggunaan Behel yang Harus Kamu Tahu

Halo Teman Sehat! Penggunaan behel udah jadi tren anak muda zaman sekarang. Jika ditelisik, behel sebenarnya dibuat untuk menangani gangguan atau masalah pada gigi. Behel adalah perawatan ortodontis buat memperbaiki susunan gigi yang ngga harmonis sehingga memperbaiki fungsi pengunyahan dan mencipta keserasian estetika wajah.

Sekarang ini penggunaan behel bukan hanya buat tujuan kesehatan, lebih ke trend dan untuk gaya-gayaan. Permintaan penggunaan behel yang semakin banyak menimbulkan bermunculannya praktik pemasangan behel bahkan dimanfaatkan pula oleh orang yang kurang kompeten dan ngga memiliki izin resmi, padahal hal tersebut bisa menimbulkan efek samping untuk para penggunanya. Berikut 6 efek samping penggunaan behel yang ngga benar.

1. Membuat gigi cepat kotor

Hal ini sangatlah wajar! Ketika behel dipasang maka akan muncul masalah yaitu sulitnya membersihkan gigi. Makanan menempel dan tersangkut di sela-sela kawat dan briket dengan mudah. Memakai behel pun bisa menyebabkan tumpukan karang gigi yang tentunya akan sangat mengganggu penampilan. Teman Sehat pasti jadi ngga pede!

2. Menyebabkan Gigi Goyah

Bagi Teman Sehat yang pernah memakai behel pasti tahu tentang hal ini! Saat gigi dipasang behel maka saat itu tulang yang memegang gigi akan berubah mengikuti kawat yang mencekat gigi di atasnya. Hal tersebut dapat menyebabkan gigi bisa menjadi goyah. Kebayang kan apa yang bakal terjadi kalo masang kawat gigi di orang yang bukan ahlinya?

3. Menimbulkan alergi

Behel adalah alat perawatan ortodontis yang terdiri dari kawat yang mengandung berbagai logam seperti tembaga, nikel, dan kromium. Pada saat pemasangan behel pada gigi, terdapat beberapa pasien yang mengalami respon terhadap logam tersebut karena memiliki alergi logam. Reaksi alergi yang biasa timbul adalah rasa sakit dan telinga tersumbat.

4. Menimbulkan penyakit dan bau mulut

Berawal dari sisa makanan yang menumpuk dan susah dibersihkan lalu akan muncul permasalahan baru yaitu munculnya kuman dan bakteri akibat gigi yang kotor. Kuman dan bakteri akan banyak hidup di dalam mulut yang menimbulkan bau mulut dan penyakit di dalam mulut. Teman Sehat pasti ngga mau kan?

5. Resiko penularan penyakit

Yap! Seperti yang udah dibahas, sangatlah berbahaya ketika memasang behel di tempat pemasangan behel yang tidak berizin resmi. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit menular akibat penggunaan alat-alat yang ngga steril atau proses yang ngga sesuai prosedur. Selain itu, kawat logam yang dipasang nggan benar dapat menyebabkan luka pada bibir dan bagian dalam pipi. Saat pemakai behel melakukan aktivitas dengan mulut seperti berciuman atau penggunaan alat makan yang sama, maka resiko penularan penyakit seperti Hepatitis dan HIV semakin besar. Bahaya kan?

6. Menimbulkan gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan kok bisa ada hubungan dengan behel?  Ya, gangguan pencernaan akan timbul saat pemasangan behel dengan kualitas buruk/palsu dilakukan. Behel dengan kualitas buruk/palsu dikhawatirkan memiliki material berbahaya. Apabila material tersebut bereaksi dengan air liur dan masuk ke sistem pencernaan maka akan timbul gangguan pencernaan.

Nah, masih mau pasang behel dari tempat praktik pemasangan behel  di sembarang tempat? Percayakanlah pemasangan behel pada dokter gigi berpengalaman yang memiliki izin resmi. Dan yang penting, jaga kebersihan mulut selama penggunaan behel. Yuk, jaga senyummu supaya tetap cemerlang!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia S.Gz

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.