Halo Teman Sehat! Hari Alzheimer Sedunia merupakan salah satu campaign dari Alzheimer’s Disease International (ADI) yang diperingati setiap tanggal 21 September. Hari Alzheimer Sedunia ini pertama kali dirayakan pada tahun 1994, bertepatan dengan 10 tahun terbentuknya ADI. Peringatan ini dilakukan untuk meningkatkan awareness dan mengubah stigma masyarakat mengenai demensia dan Alzheimer. Menurut ADI, setidaknya 2 dari 3 orang di dunia memiliki pemahaman yang salah atau bahkan ngga paham mengenai penyakit ini di negaranya.

Alzheimer dan Demensia
Demensia merupakan gejala-gejala yang terjadi karena adanya penurunan fungsi sel otak. Penurunan tersebut bisa mempengaruhi kemampuan berpikir, daya ingat, kemampuan bahasa hingga proses pengambilan keputusan. Meskipun demikian, gejala ini ngga mempengaruhi tingkat kesadaran penderitanya. Namun, seiring dengan menurunnya kemampuan fungsi otak, penderitanya akan menjadi lebih sulit untuk mengontrol emosi dan mengalami kesulitas dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Demensia muncul sebagai pengaruh adanya penyakit/kerusakan pada sel saraf otak seperti Alzheimer dan stroke. Menurut Alzheimer’s Indonesia, sekitar 60-70% demensia disebabkan oleh Alzheimer. Penyakit ini akan menyerang sel saraf otak secara bertahap. Seseorang yang menderita Alzheimer akan mengalami gangguan dalam proses penyampaian informasi antar sel otak. Umumnya Alzheimer diderita oleh seseorang yang berusia di atas 65 tahun. Tapi, munculnya penyakit tersebut juga bisa terjadi akibat faktor genetik maupun pengaruh dari lingkungan.
Gejala Alzheimer

Gejala umum pada penderita Alzheimer adalah menurunnya daya ingat. Berbeda dengan pikun atau lupa pada umumnya, penderita Alzheimer juga mengalami kesulitan untuk mengingat hal-hal baru. Hal tersebut dikarenakan Alzheimer juga merusak bagian otak yang berfungsi untuk mencerna informasi dan belajar. Mereka akan tetap mengalami kesulitan meskipun telah diingatkan berkali-kali. Penderitanya juga akan mengalami gangguan mood dan emosi yang ngga stabil. Kesulitan untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti bebicara, berjalan, atau bahkan menelan makanan juga terjadi akibat penyakit ini.
Hari Alzheimer Sedunia
Hari Alzheimer Sedunia merupakan saat yang tepat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang setidaknya bisa membantu mengilangkan berbagai stigma tentang penderita Alzheimer. Teman Sehat bisa loh menjadi salah satu perantara agar para penderitanya bisa mendapatkan informasi dan pertolongan yang tepat, setidaknya bagi orang-orang di sekitar kita yang mengalami penyakit ini. Dengan mengetahui faktor penyebab dan penanganan Alzheimer, diharapkan kita bisa membantu menurunkan angka penderita Alzheimer ke depannya. Serta kita bisa bantu memberikan dukungan bagi mereka-mereka yang hidup dengan Alzheimer.
Dengan menyebarkan hal-hal positif, Teman Sehat bisa loh ikut serta dalam campaign Hari Alzheimer Sedunia ini. Sekecil apapun partsipasi teman-teman, pasti bisa memberikan dampak yang besar! Yuk, berikan kata-kata atau support terbaikmu di kolom komentar berikut!
Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz


