“SeGeRaKeRS”: Cara Mengetahui Tanda dan Gejala Stroke

Teman Sehat, stroke merupakan salah satu jenis penyakit paling berbahaya di dunia yang bisa mengakibatkan kematian. Penyakit ini ngga hanya menyerang orang tua, tapi beberapa kasus juga ditemukan pada usia muda. Penanganannya pun harus segera dilakukan saat mengetahui tanda dan gejala di awal serangan. Kamu bisa menggunakan cara “SeGeRaKeRS” untuk mengindikasi penyakit stroke. Apa maksudnya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Penyakit stroke

Berdasarkan World Health Organization (WHO) tahun 2019, sebanyak 5,5 juta orang di dunia meninggal akibat stroke. Sedangkan berdasarkan Riskesdas tahun 2018, kematian akibat stroke di Indonesia sebesar 10,9‰ (permil), jumlah kematian terbesar berada di Provinsi Kalimantan Timur.

woman sitting on wheelchair

Stroke disebabkan terganggunya suplai oksigen dan gizi ke otak karena adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga disebut juga brain attack. Stroke dapat menyebabkan kematian atau kecacatan yang bisa menurunkan kualitas dan derajat kesehatan hidup individu. Stroke bisa terjadi pada siapa sehingga  kamu ngga boleh menganggap remeh penyakit ini, ya.

Kenali tanda dan gejala stroke 

Tanda dan gejala seseorang terkena stroke bisa diketahui dengan mudah. Kamu bisa menggunakan istilah “SeGeRaKeRS”. Istilah ini perlu diketahui dan dipahami agar tanda dan gejalanya bisa dideteksi dari awal dan menghindari kemungkinan terburuk.

man standing inside white painted room

Se: Senyum tidak simetris. Bibir cenderung miring ke salah satu sisi saja, mudah tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba

Ge: Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba. Ketika penderita diminta menggerakkan anggota tubuhnya, maka akan terasa melemah. Misalnya, saat diminta menggerakkan kedua tangan, maka salah satu atau kedua tangan sulit digerakkan

Ra: BicaRa pelo atau tiba-tiba ngga bisa berbicara. Tutur kata yang diucapkan penderita stroke ngga dimengerti oleh orang lain sehingga ngga nyambung jika diajak mengobrol

Ke: Kebas/baal/kesemutan pada separuh tubuhnya. Sebagian anggota tubuhnya ngga bisa merasakan sensasi sentuhan normal dan mati rasa jika diberikan rangsangan

R: Rabun. Pandangan salah satu mata menjadi kabur dan biasanya terjadi secara tiba-tiba

S: Sakit kepala yang sangat hebat dan muncul secara tiba-tiba. Penderita mengalami sakit kepala yang ngga pernah dirasakan sebelumnya, serta terdapat gangguan fungsi keseimbangan seperti adanya rasa berputar.

Periode emas penanganan stroke

Periode emas adalah waktu kesempatan sembuh tertinggi dalam penanganan stroke. Periode emas ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari 4,5 jam sejak pertama kali seseorang merasakan gejala sampai dilakukan penanganan di rumah sakit.

man in blue t-shirt and blue cap holding black digital device

Oleh karena itu, seseorang yang mengalami stroke harus tiba di rumah sakit dalam waktu kurang dari 2 jam. Proses pemeriksaan sampai dengan pengobatan membutuhkan waktu maksimal 2,5 jam. Apabila penanganan terhadap penyakit stroke sudah lebih dari 4,5 jam maka stroke akan semakin parah dan dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan permanen.

Nah, itu dia fakta tentang penyakit stroke dan istilah SeGeRaKeRS agar bisa mengetahui tanda dan gejala awal. Setalah mengetahui tanda dan gejala tersebut diharapkan penderita dapat dibawa ke rumah sakit dan diberi perawatan secepatnya. Jangan lupa bagikan informasi bermanfaat ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.