Makanan yang Harus Dikonsumsi agar Tidak Mengalami Radang Sendi

Halo Teman Sehat! Apakah kamu pernah mendengar istilah osteoartritis? Osteoartritis atau radang sendi ini adalah penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan kerusakan kartilago sendi. Penyakit ini sering dirasakan pada tulang belakang, panggul, lutut, dan pergelangan kaki. Seperti apa sih penyakit ini sebenarnya?

Osteoartritis atau radang sendi umumnya dikaitkan dengan penuaan. Namun kemudian, diketahui bahwa osteoartritis termasuk pada gangguan keseimbangan metabolisme kartilago dengan terjadinya kerusakan struktur tulang yang penyebabnya masih belum diketahui dengan pasti. Kerusakan tersebut diawali oleh gagalnya mekanisme perlindungan sendi kemudian diikuti oleh beberapa mekanisme lain yang pada akhirnya menimbulkan cedera. Osteoartritis juga bisa terjadi akibat komplikasi dari penyakit lain nya seperti gout, rheumatoid arthritis, dll.

Tanda-tanda yang muncul

  • Mengalami nyeri tekan, gangguan gerak, rasa hangat yang merata, dan warna kemerahan pada bagian tubuh tertentu, misalnya osteoartritis lutut.
  • Adanya perubahan gaya berjalan. Gejala ini bisa mengganggu kemandirian penderita khususnya bagi mereka yang lanjut usia. Keadaan ini selalu berhubungan dengan nyeri karena sendi menjadi tumpuan berat badan, terutama terjadi pada osteoartritis lutut.

Lantas, makanan apa yang harus dikonsumsi?

Semakin tinggi total konsumsi omega 3 maka semakin kecil risiko kehilangan tulang rawan. Makanan kaya omega 3 terdapat pada ikan laut, kacang kedelai, sayuran hiijau, telur, tahu, tempe, susu kedelai, margarin, minyak kedelai dan alpukat.

  • Makanan sumber vitamin D

Makanan sumber vitamin D ini sangat mempengaruhi keadaan berbagai struktur artikular. Artikular adalah jaringan ikat yang menghubungkan antar tulang untuk  membantu sendi dan berfungsi untuk membantu melenturkan jaringan tubuh.  Sumber vitamin D yaitu : minyak ikan, salmon, jamur kancing, susu, udang, tuna dan sarden.

  • Makanan sumber vitamin K

Sumber vitamin K sangat penting dalam metabolisme tulang rawan dan sebagai penunjang kelangsungan hidup/perkembangan biakan sel. Kekurangan pada vitamin K ini dikaitkan dengan penyakit osteoartitis atau radang sendi terutama pada lutut dan kerusakan jaringan tulang rawan. Sumber makanan yang kaya akan vitamin K seperti sayuran-sayuran hijau, daun bawang, tempe, brokoli, kembang kol, mentimun, dan yoghurt.

  • Menghindari makanan tinggi kolesterol

Terdapat manfaat rendahnya asupan kolestrol terhadap penurunan gejala pada osteoartitis. Sumber kolestrol yang sering dijumpai diantaranya pada daging merah, kulit ayam/sapi, lemak hewan, dan jeroan.

Bagaimana Teman Sehat? Udah tahu kan seputar osteoartritis dan makanan apa aja yang harus dikonsumsi? Selain terkait pola makan kamu juga perlu menghindari kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan rajin berolahraga. Semoga bermanfaat dan jauh-jauh dari osteoartritis ya, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.