Sering Menggunakan Komputer, Waspada CVS!

Teman Sehat, pernahkah mendengar istilah Computer Vision Syndrome (CVS)? Yap, sindrom ini muncul ketika seseorang menggunakan komputer pada frekuensi yang tinggi. Kira-kira, apakah sindrom ini berbahaya bagi kesehatan mata? Yuk, simak ulasannya di sini!

Definisinya

Menururt Asosiasi Optometrik Amerika (The American Optometric Association), CVS merupakan permasalahan mata dan penglihatan yang kompleks dan berkaitan dengan penggunaan komputer. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menambahkan bahwa sindrom ini berisiko pada timbulnya nyeri pada mata dan leher, loh!

Gejala

Terdapat beberapa gejala CVS yang bisa kamu perhatikan, seperti munculnya ketegangan mata, iritasi mata, penglihatan yang kabur, penglihatan ganda, sakit kepala, mata kering, dan munculnya ketegangan pada daerah leher dan bahu.

Gejala-gejala ini bisa disebabkan oleh pencahayaan yang rendah, layar yang silau, jarak pandang yang kurang tepat, postur duduk yang kurang tepat, dan memiliki riwayat masalah penglihatan yang ngga diperhatikan. Munculnya gejala CVS sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatan, kemampuan visual dari pengguna komputer, dan durasi yang digunakan untuk menatap layar.

Biasanya gejala ini akan hilang ketika pengguna komputer sudah ngga aktif di depan layar, nih. Tapi, bukan berarti CVS dapat disepelekan, ya! CVS akan menjadi permasalahan yang serius jika kamu memiliki kondisi penglihatan yang kurang baik dan ngga kunjung diatasi.

CVS yang terjadi secara terus-menerus tanpa ada upaya mengatasinya, bisa memperparah kondisi penglihatan kamu, loh! Selain itu, bisa mengakibatkan penurunan kemampuan visualmu hingga peningkatan risiko gangguan penglihatan di depan layar di masa mendatang.

Pencegahan

Munculnya sindrom CVS, bisa kamu cegah dengan memodifikasi faktor lingkungan penyebabnya dan memposisikan diri pada postur tubuh yang baik. Modifikasi faktor lingkungan, bisa dilakukan dengan pengaturan pencahayaan.

Cahaya yang terlalu terang menyebabkan silau dan ketidaknyamanan penglihatan. Llau, kamu perlu berkedip secara berkala untuk mencegah iritasi pada mata, memastikan menggunakan tempat duduk yang nyaman, dan menjaga jarak pandang layar ke mata kurang lebih 40-75 cm.

Istirahatlah sejenak,

Selain pengaturan lingkungan penggunaan komputer, kamu juga perlu memberikan perhatian pada mata saat beraktivitas di depan komputer. Istirahatlah sejenak saat mata mulai lelah, melakukan peregangan otot, mengubah pemandangan dan mencari suasana baru.

Aktivitas ini, terbukti bisa mengurangi ketegangan pada mata, loh! Selain itu, kamu juga perlu memeriksakan kesehatan mata secara berkala, ya! Hal ini dilakukan agar kamu mengetahui kondisi kesehatan mata mu.

Apa itu, aturan 20-20-20?

Kemenkes RI menyarankan penerapan metode 20-20-20 untuk mencegah munculnya gejala CVS, nih. Yap, metode 20-20-20 digunakan dengan cara: istirahat setiap 20 menit sekali secara teratur dengan melihat objek lain sejauh 20 kaki (6 meter) dari tempat beraktivitas di depan komputer, yang dilakukan selama 20 detik. Mudah kan?

Meskipun terlihat sederhana, kamu ngga boleh menyepelekan CVS, ya, agar kesehatan penglihatanmu bisa bertahan hingga usia lanjut! Yuk, cek secara rutin kesehatan mata mu, agar bisa menghindari risiko permasalahan penglihatan. So, kalau artikel ini bermanfaat jangan lupa bagikan ke orang sekitarmu, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.