Sarapan sangat penting untuk memenuhi asupan makanan supaya aktivitas berjalan lancar. Lalu, bagaimana jika sedang diet menurunkan berat badan? Bagi Sahabat Sehat yang sedang menjalankan program diet, nasi hitam bisa menjadi pilihan menu.
Nasi yang berasal dari beras hitam ini sudah dikenal sejak zaman Tiongkok kuno. Beras hitam ini dinilai bergizi tinggi dan merupakan makanan pokok bangsawan pada masa itu. Dari sisi khasiatnya, nasi hitam diyakini dapat membantu menurunkan berat badan dan menyehatkan tubuh. Benarkah begitu?

Kandungan Gizi Nasi Hitam
Nasi hitam mempunyai beragam zat gizi yang mampu mendukung kamu untuk menurunkan berat bada, dan juga aman untuk penderita diabetes. Nasi ini juga aman dikonsumsi. Kamu tak perlu cemas dengan warna hitamnya karena merupakan kandungan alami yaitu antosianin yang berperan sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker. Berdasarkan penelitian Prof. Zhimin Xu dari Louisiana State University, satu sendok beras hitam mengandung antioksidan yang setara dengan antioksidan dari beberapa buah bluberi.
Dilansir dari laman Alodokter, berkaitan dengan kebutuhan diet, beras hitam lebih kaya serat, lebih tinggi protein, dan lebih rendah kalorinya jika dibandingkan dengan beras merah, sehingga lebih unggul untuk dijadikan menu diet. Dilansir dari laman Sahabat Nestle, setiap 100 gram beras hitam mengandung 8 gram protein, 3,5 gram zat besi, dan 4,9 gram serat. Indeks glikemik beras hitam juga lebih rendah dibandingkan beras merah yaitu 42,3. Zat gizi lain yang terkandung di dalamnya adalah zat besi dan mineral yang berperan penting membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Manfaat Nasi Hitam untuk Diet
Melihat berbagai kandungan nasi hitam, tentu sangat tepat jika dijadikan menu sarapan. Nasi yang dimasak dari beras hitam ini bisa dikombinasikan dengan lauk dan sayur sarapan. Berikut ini adalah aneka manfaat nasi hitam.

Tinggi Serat
Nasi hitam mempunyai kandungan serat yang tinggi. Selain kebutuhan serat terpenuhi, kandungan serat juga bisa membuat rasa kenyang saat makan beras hitam bertahan lebih lama. Jadi, cocok banget kalau dikonsumsi saat sarapan. Kamu akan punya energi yang cukup untuk memulai aktivitas, sekaligus mengurangi keinginan untuk makan camilan. Inilah mengapa nasi hitam cocok sebagai menu sarapan saat menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan.
Tinggi Protein
Protein pada beras hitam memang paling tinggi dibandingkan jenis beras yang umum dikonsumsi saat diet lainnya, yaitu beras merah atau beras cokelat. Tingginya protein beras hitam tersebut mampu meningkatkan laju metabolisme tubuh, termasuk dalam proses pembakaran lemak.
Menjaga Kadar Gula Darah
Manfaat lainnya dari beras hitam adalah dapat mengontrol kadar gula dalam darah agar tidak melonjak tinggi. Indeks glikemiknya yang lebih rendah dari beras merah menjadi alasan mengapa beras hitam direkomendasikan ketika kamu sedang menerapkan diet sehat, terutama bila mengalami diabetes.
Nah, buat kamu yang ingin menghindari konsumsi gluten, beras ini juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Gluten merupakan sejenis protein yang ditemukan di dalam biji-bijian, seperti gandum.
Itulah berbagai kandungan nasi hitam dan bagaimana manfaatnya. Nasi hitam sangat cocok untuk menu sarapan yang mengenyangkan, namun rendah kalori. Cara mengolahnya juga simpel karena sama dengan cara mengolah beras pada umumnya.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
