Serba Serbi Bunga Herba sebagai Tanaman Obat

Teman Sehat! Bercocok tanam menjadi aktivitas yang sedang populer di masa pandemi ini. Aktivitas ini dijadikan alternatif untuk mengisi waktu luang dan menghilangkan kejenuhan. Kamu harus tahu, bunga-bunga cantik yang mungkin jadi salah satu penghuni pekarangan kamu ternyata bisa dijadikan tanaman obat, loh! Mau tau apa saja jenis bunga herba tersebut? Yuk, simak  informasinya berikut ini!

Bunga matahari (Helianthus annuus)

Bunga berwana kuning ini ternyata biasa dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Minyak biji bunga matahari telah diteliti memiliki kemampuan dalam proses penyembuhan luka. Hal tersebut disebabkan karena terdapat kandungan senyawa aktif steroid alami, flavonoid, dan asam linoleat yang mampu menjaga kelembaban di sekitar area luka sehingga memungkinkan pertumbuhan sel baru.

Bunga Matahari, Kuning, Bunga Bunga, Alam, Emas, Cerah

Ekstrak etanol daun bunga matahari juga terbukti memiliki efek anti diare dengan dosis 250-500 mg/kg, namun penelitian ini masih terbatas pada hewan coba. Dibutuhkan penelitian lanjutan untuk menguji khasiatnya secara langsung kepada manusia.

Bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)

Bunga berwarna merah ini diketahui mempunyai kandungan antioksidan yang membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Bunga sepatu biasa dikonsumsi dalam bentuk teh yang kaya akan vitamin C serta bermanfaat meredakan demam dan pilek. Tak hanya itu, bunga sepatu juga dimanfaatkan untuk menjaga kecantikan kulit. Berbagai komponen minyak bunga sepatu membantu meremajakan kulit dengan cara mengangkat sel kulit mati. Wah, kamu tetap bisa glowing selama di rumah aja dengan bunga sepatu, loh.

Bunga mawar (Rosa hybrid)

Rose, Bush Röschen, Warna Merah Muda, Lumut

Saat ini telah banyak produk kecantikan yang memanfaatkan air bunga mawar. Selain untuk mempercantik diri, mawar juga bisa dikonsumsi sebagai teh yang bekhasiat menjaga kesehatan karena senyawa antioksidan dan kandungan vitamin E, D, C, B3, dan A. Konsumsi teh mawar dipercaya mampu menurunkan berat badan dan menghilangkan sembelit, loh!

Bunga melati (Jasminum sambac)

Yun Niang Segar Dalam Pikiran, Teh Melati, Masih Hidup

Produk teh melati sudah banyak beredar di pasaran. Banyak pengobatan aromaterapi memanfaatkan bunga ini. Hal tersebut dikarenakan aroma wangi melati mampu memberikan efek ketenangan dan anti stres. Ektrak daun melati juga telah diuji coba sebagai salep penyembuh luka pada kelinci. Kandungan flavonoid daun melati dan aktivitas antioksidan inilah yang berpotensi menyembuhkan luka.

Bunga lili (Lilium candidum)

Bunga cantik ini mengandung flavonoid, karotenoid, dan saponin. Bunga lili mampu membantu meredakan batuk, bengkak, amandel, radang saluran pernapasan, diare, hingga sakit perut pasca melahirkan. Bunga lili juga bermanfaat untuk kesehatan kulit yaitu untuk membantu menyembuhkan jerawat, luka bakar, serta menjaga kelembaban kulit.

Bunga bougenville (Bougainvillea spectabilis)

Kembang Kertas, Bunga, Mekar, Warna Merah Muda, Lembut

Bougenville merupakan salah satu bunga yang banyak dijumpai di pekarangan rumah. Tak hanya sebagai tanaman hias, bougenville juga mengandung senyawa antioksidan, minyak esensial, lemak, dan protein, loh! Jika bunga bougenville dihancurkan dengan daun tanaman cocor bebek, maka dipercaya bisa menyembuhkan bisul. Bunga bougenville juga bisa menjadi antibiotik karena kandungan methanol yang di dalamnya.

Bunga kamboja (Plumeria acuminate)

Rebusan bunga kamboja ternyata bermanfaat dalam membantu mencegah reumatik, meredakan batuk, mengurangi gejala demam, dan memperlancar proses buang air besar. Getah pada bunganya juga dapat digunakan untuk mencegah gatal-gatal akibat kuman. Akan tetapi, kamu harus berhati-hati sebab jenis bunga kamboja putih (Plumeria alba) ternyata mengandung zat pahit beracun. Meskipun demikian, zat ini bisa dimanfaatkan sebagai aromaterapi pengusir nyamuk.

Nah, ternyata banyak sekali manfaat bunga-bunga cantik ini. So, bagi kamu yang ingin memulai becocok tanam, kamu bisa mencari informasi tentang manfaat setiap tanamannya. Share informasi ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.