Teman Sehat! Kualitas tidur memengaruhi tingkat kesehatan seseorang. Banyak orang yang mendengkur saat tidur, tapi ngga menyadarinya. Hm, menurut orang umum, mendengkur artinya seseorang merasa sangat lelah dan sedang pulas-pulasnya. Apakah anggapan tersebut benar? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
Apa yang terjadi saat mendengkur?
Mendengkur disebabkan karena adanya sumbatan pada saluran pernapasan atas atau karena otot-otot pernapasan bagian atas mengecil. Saat mendengkur, terjadi getaran yang timbul di antara langit-langit dan bagian sekat yang membatasi rongga orofaring.
Mendengkur juga pertanda bahwa sebagian saluran napas atas mengalami penyumbatan sehingga udara harus berusaha melewati saluran yang menyempit tersebut. Saat tidur, langit-langit lunak di atas mulut dan bagian sekitar tenggorokan bergetar sehingga muncul suara dengkuran.
Penyebab mendengkur
Saat seseorang tertidur, otot-otot mengendur sehingga mempersempit jalan napas. Oleh karena itu, ketika seseorang menghirup atau menghembuskan napas akan menyebabkan getaran pada jaringan dan dengkuran. Ternyata ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang mendengkur.
- Konsumsi alkohol
Alkohol dapat menyebabkan relaksasi pada otot tenggorokan. Hal ini meningkatkan resiko mendengkur.
- Kurang tidur
Normalnya manusia memerlukan waktu tidur yang ideal selama 7-8 jam. Apabila waktu tidur kurang, maka bisa mengakibatkan relaksasi pada tenggorokan dan mengganggu jalannya napas ketika tidur.
- Posisi tidur
Mendengkur paling sering dan paling keras terjadi saat posisi tidur telentang. Hal ini dikarenakan adanya efek gravitasi pada tenggorokan yang dapat mempersempit jalannya napas.
- Mengalami overweight
Seseorang yang memiliki berat badan lebih memiliki risiko mendengkur lebih besar dibandingkan yang ngga memiliki berat badan lebih. Hal ini dikarenakan terdapat gangguan pada jalan napas.
- Memiliki saluran napas yang sempit
Beberapa orang mungkin memiliki bagian lunak di atas mulut yang panjang atau amandel yang cukup besar sehingga mempersempit jalan napas.
- Memiliki masalah pada hidung
Apabila kamu memiliki permasalahan pada struktur hidung, seperti sinusitis, maka akan berdampak pada risiko mendengkur.
Cara mengatasi dengkuran saat tidur
Berikut ini cara yang bisa kamu lakukan agar mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan mendengkur saat tidur:
- Mengubah gaya hidup
Dapat dilakukan dengan menjaga berat badan tubuh, mengurangi konsumsi alkohol, menghindari tidur dengan posisi telentang, serta meninggikan bagian atas tempat tidur.
- Alat corong anti mendengkur
Alat ini berfungsi membantu lidah dan rahang berada pada posisi yang stabil sehingga ngga akan menghalangi jalan napas ketika tidur
- Latihan mulut
Latihan untuk menguatkan mulut, lidah, dan tenggorokan agar mampu meningkatkan bentuk otot sehingga memperlancar jalannya napas.
Jadi, apabila teman sehat memiliki teman atau keluarga yang mendengkur saat tidur, jangan segan untuk memberitahu cara mengatasinya supaya keadaan ini ngga memperparah kesehatannya. Share artikel ini ke orang-orang di sekitar kamu, ya!
Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

