Bumi merupakan tempat tinggal bagi seluruh penghuninya. Sebagai tempat tinggal, bumi memiliki sumber daya alam yang bisa digunakan bagi kehidupan penghuninya. Bertambahnya jumlah penduduk bumi, secara ngga langsung mengakibatkan kerusakan lingkungan. Di luar itu semua, ternyata ada cara alami yang bisa dilakukan oleh perempuan, khususnya bagi ibu menyusui. Yuk cari tahu lebih dalam!
Apa itu menyusui?

Menyusui merupakan proses pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi. Saat menyusui, kamu ngga perlu menggunakan alat-alat khusus ataupun biaya yang mahal. Walaupun ngga memiliki uang atau sakit, kamu tetap bisa menyusui sebagai bentuk curahan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Melalui proses itu pula, terlahir generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas.
Manfaatnya,
Proses menyusui nyatanya ngga cuma membawa manfaat bagi bayi maupun ibunya, tapi juga memberikan dampak yang positif bagi bumi dan lingkungan. Berikut beberapa manfaatnya:

- Mengurangi sampah
Saat menyusui, secara ngga langsung ibu ikut serta mengurangi tumpukan sampah. Yap, hal ini disebabkan ASI yang diberikan, ngga lagi memerlukan kemasan pembungkus seperti susu formula. Selain itu, menyusui juga ngga perlu peralatan tambahan seperti saat membuat susu formula.
- Menghemat energi
Sebagai orang tua, kamu ngga perlu memanaskan air untuk membuat susu, baik dengan dispenser ataupun kompor gas. Bukan hanya itu, energi yang digunakan untuk mensterilkan botol dan perlengkapan lainnya juga bisa dihemat, loh!
- Menghemat air
Berbeda dengan susu formula, ASI juga ngga membutuhkan air untuk menyeduhnya. Selain hemat air, waktu dan tenaga yang digunakan untuk menyiapkan susu bisa dikurangi.
- Menghemat uang
Memberikan ASI tentunya ngga memerlukan biaya sepersen pun, karena ASI merupakan keistimewaan yang dimiliki oleh setiap ibu. Kegiatan memberikan ASI, ngga memaksa orang tua untuk mengeluarkan uang lebih membeli susu formula dan botol.
- Mengurangi efek rumah kaca
Seperti yang kamu tahu, susu formula dihasilkan dari perternakan sapi perah. Secara ngga langsung, industri peternakan sapi perah bisa berisiko menyebabkan kerusakan lingkungan. Limbah kotoran sapi yang dihasilkan bisa membentuk gas metana.

Yap, gas ini merupakan salah satu kontributor terbesar penyebab terjadinya efek rumah kaca. Jika ngga ditangani dengan benar, limbah ini bisa mencemari sungai, air tanah, bahkan ekosistem yang ada.
Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari menyusui. Efeknya bukan cuma dirasakan oleh manusia, tapi juga kelangsungan bumi. Yuk mulai sekarang, semangati orang terdekatmu untuk memberikan ASI. Bahkan mereka bisa menjadi salah satu pahlawan untuk menjaga kesehatan bumi, loh! Jangan lupa bagikan artikel ini ke orang terdekatmu, ya!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
