Meneropong Telur dengan Candling, Bagaimana Caranya?

Halo Teman Sehat! Apakah kamu suka mengonsumsi telur? Telur merupakan satu di antara bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Sebagai sumber protein dengan harga yang ekonomis, telur mengandung berbagai zat gizi, memiliki rasa yang lezat, dan bisa diolah menjadi berbagai makanan.

Sumber: https://unsplash.com/

Mengingat tingginya konsumsi telur, maka perlu diterapkan teknologi yang memadai agar permintaan terhadap telur dapat terpenuhi. Contoh teknologi tersebut adalah peneropongan telur atau bisa dikenal sebagai candling. Kira-kira, bagaimana prosedurnya? Yuk simak penjelasan berikut!

Mengenal peneropongan telur (candling)

Teman Sehat, peneropongan telur (candling) adalah proses pemeriksaan telur dengan menggunakan alat bernama candler. Tujuannya adalah melakukan analisis terhadap embrio dalam telur untuk menentukan kualitasnya. Selain melihat posisi embrio, metode candling juga bsia digunakan untuk mengetahui perkembangan embrio loh! Jadi, kamu juga bisa mengetahui telur yang fertil, fertil mati, dan infertil (kosong).

Nah, telur infertil inilah yang biasanya dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi. Sebaliknya, telur yang fertil akan diolah lebih lanjut sehingga dapat dimanfaatkan  sebagai sumber daging hewan ketika menetas nanti. Dalam sebuah jurnal, proses candling dilakukan dengan memberikan cahaya pada telur di ruangan yang gelap sehingga kondisi dalam telur dapat diamati. Teman Sehat,  penasaran ngga nih bagaimana ciri-ciri telur yang layak konsumsi setelah dilakukan peneropongan? Yuk, baca lebih lanjut!

Ciri telur layak konsumsi

Telur dengan kualitas baik dapat dilihat dari katekteristik fisiko-kimianya. Karakteristik tersebut meliputi kadar air telur, pH, protein, lemak, gula reduksi, dan kekentalan. Namun, pemeriksaan karakteristik fisikokimia telur cenderung membutuhkan waktu yang lama dan ngga efisien. Jadi, digunakan lah metode candling agar dapat melihat kualitas telur lebih cepat tanpa memecahkan cangkangnya.

Ciri utama yang ingin dilihat setelah peneropongan adalah lokasi kuning telur. Telur yang berusia muda memiliki kuning telur yang terletak di tengah. Alasannya adalah karena telur tersebut masih memiliki tali dari putih telur yang bisa mempertahankan posisi kuning telur. Selain itu, penentuan telur dengan kualitas baik juga dapat dilihat dari rongga kantung udara pada telur. Jadi, pada cangkang telur terdapat rongga yang dapat digunakan sebagai tempat keluar masuknya udara. Semakin lama umur telur akan menyebabkan rongga udara tersebut semakin besar. Sebaliknya, jika umur telur masih muda maka rongga udara pada cangkang juga akan semakin kecil.

Tips memilih telur

Sumber: https://unsplash.com/

  • Cangkang telur mulus, bersih, dan halus
  • Putih telur kental
  • Saat dibuka, kuning telur masih menyatu
  • Ngga terdapat noda darah maupun daging
  • Ngga berbau.

So, Teman Sehat udah tahu kan ya cara dan tujuan peneropongan pada telur (candling) serta tips memilih telur yang baik? Informasi ini jangan berhenti di kamu ya, yuk share ke yang lainnya!

Editor & Proofreader: Fhadilla Amelia, SGz

Referensi

https://media.neliti.com/media/publications/233198-pengaruh-bobot-telur-terhadap-fertilitas-d6754ed2.pdf

https://journal.ipb.ac.id/index.php/ipthp/article/download/15738/11602/

http://research.pps.dinus.ac.id/index.php/Cyberku/article/download/47/42/

https://journal.unhas.ac.id/index.php/peternakan/article/view/6352/3444

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.