Simak Tips Memilih Makan Sahur

Teman Sehat, waktu sahur merupakan waktu penting dan ngga boleh terlewatkan sebelum memulai puasa. Tubuh harus mendapatkan asupan gizi yang cukup agar ngga kekurangan energi dan dehidrasi. Sebaiknya jangan sembarangan memilih makanan dan hindari juga konsumsi makanan berlebihan, ya! Berikut ini berbagai tips memilih makan sahur yang tepat!

Makanan dan minuman yang baik untuk makan sahur

Saat sahur sebaiknya perbanyak konsumsi produk pangan yang mengandung cairan dalam jumlah tinggi sehingga tubuh terhidrasi dengan baik. Cara ini akan mencegah dehidrasi selama berpuasa, loh! Selain itu, kamu juga bisa memilih makanan kaya serat, seperti sereal dan kacang-kacangan. Konsumsi pangan tinggi serat akan mencegah sembelit dan menunda pengosongan lambung. Beberapa contoh makanan yang bisa kamu pilih diantaranya:

Wanita, Kerumunan, Sup, Raval, Barcelona, Makan Malam
sumber: pixabay.com
  • Makanan kaya serat. Kamu bisa menyiapkan overnight sereal, sereal dari oat, atau jenis sereal lainnya. Selain sumber serat, beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang merah, dan buah-buahan juga bisa menjadi sumber vitamin, dan mineral. Kamu juga bisa menambhakan susu dan yoghurt sebagai tambahan zat gizi untuk tubuh.
  • Nasi dan makanan pokok lainnya. Karbohidrat menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Tapi ingat, konsumsi karbohidrat secukupnya, ya!

Roti juga merupakan sumber karbohidrat, meskipun di Indonesia jarang dijadikan makanan pokok. Pilihlah roti yang berasal dari gandum utuh karena kandungan seratnya lebih tinggi dibandingkan jenis roti lainnya. Saat mengonsumsi roti, imbangi dengan konsumsi cairan yang tinggi sebab roti mengandung rendah air. Misal, tambahkan potongan buah-buahan dalam lipatan roti.

Hindari mengonsumsi roti bersamaan dengan makanan yang terlalu asin seperti keju cheddar dan daging kaleng. Kamu bisa menambahkan selai kacang (tanpa tambahan garam), krim keju, atau selai buah.

  • Buah dan sayur. Konsumsi buah dan sayur baik untuk kebutuhan serat, vitamin, mineral, dan cairan harian kamu. Selain bisa dinikmati secara utuh, kamu juga boleh mengolahnya menjadi jus atau salad.
  • Konsumsi produk olahan susu tinggi kalsium untuk membantu menjaga kesehatan tulang. Bagi Teman Sehat yang memiliki intoleransi laktosa, pilih varian susu  bebas laktosa, seperti sari kacang-kacangan ya. Konsumsi telur saat sahur juga dapat membuat perut kenyang lebih lama, loh!

Makanan dan minuman yang perlu dihindari saat makan sahur

Berikut ini beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya kamu hindari saat sahur:

Kue, Sponge Cake, Kue Mangkuk, Kecil, Hidangan Penutup
sumber: pixabay.com
  1. Gula sederhana. Makanan yang mengandung gula sederhana biasanya hanya memberikan rasa kenyang selama 3-4 jam ke depan saja sehingga kamu akan mudah merasa lapar.
  2. Makanan tinggi garam. Asupan garam yang berlebih di dalam tubuh menyebabkan tubuh mudah haus.
  3. Minuman tinggi kafein. Asupan kafein yang berlebihan menyebabkan susah tidur dan mudah gelisah. Minuman berkafein juga membuat kamu sering buang air kecil.

Nah, jangan sampai kamu salah pilih makanan untuk sahur ya, Teman Sehat! Alih-alih bisa membantu melaksanakan ibadah puasa, makanan yang salah justru membuat ibadah ngga nyaman. Share informasi ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Referensi

A healthy Ramadhan https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/seasons/ramadan.html Diakses pada 19 April 2021

Ramadhan Fasting: What to Eat During Suhoor https://www.healthxchange.sg/food-nutrition/food-tips/ramadan-fasting-eat-suhoor Diakses pada 19 April 2021

The Best Foods to Eat and Avoid During Iftar and Suhour https://www.thenationalnews.com/lifestyle/wellbeing/the-best-foods-to-eat-and-avoid-during-iftar-and-suhour-1.14397 Diakses pada 19 April 2021

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.