Beras Premium vs Beras Medium, Inilah Perbedaanya!

Hai, Sahabat Sehat! Sudah tahu kan, kalau beras menjadi makanan pokok paling populer di negeri ini. Bahkan, banyak yang bilang merasa belum makan kalau belum pakai nasi. Kamu termasuk begitu juga ngga? By the way, beras yang kamu masak di rumah tergolong jenis premium atau medium? Kira-kira apa saja sih yang membedakan kedua jenis beras ini? Yuk, simak informasi berikut ini!

Jenis Beras Berdasarkan Mutunya

beras premium vs beras medium
Foto: Pixabay.com

Beras berasal dari penggilingan gabah sampai lapisan sekamnya mengelupas, serta telah terpisah menjadi bulir beras utuh. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017, konsumsi beras per kapita dalam seminggu di Indonesia mencapai 1,62 kg hingga 1,73 kg.

Sebagai negara dengan mayoritas konsumen beras sebagai makanan pokok, beras di Indonesia ternyata dibagi menjadi 3 kelas. Ada kelas premium, medium, dan kelas khusus. Perbedaan yang paling terlihat ada apa ukuran bulirnya. Beras medium memiliki bulir yang patah maksimal 25%. Nah, kalau beras premium yaitu beras yang memiliki bulir patah maksimal 15%. Sedangkan beras khusus, mulai dari bentuk hingga warnanya berbeda dengan beras pada umumnya, loh!

Beras Premium vs Beras Medium

Beras premium diartikan sebagai beras dengan mutu terbaik sesuai SNI beras., sedangkan beras medium memiliki mutu sesuai SNI beras. Di Indonesia sendiri beras medium menjadi beras yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Berdasarkan syarat komponen mutu SNI 6128:2015, beras premium dan beras medium sebenarnya ngga memiliki banyak perbedaan. Seperti dipersyaratkan memiliki kadar air maksimal 14%. Derajat sosoh keduanya juga ngga berbeda jauh, syarat berat sosoh beras premium sebesar 100%, sedangkan beras medium berkisar antara 95-90%.

Perbedaan terletak pada persentase beras kepala serta bulir yang patah, kuning/rusak, kapur, merah, menir, dan gabah. Beras premium memiliki beras kepala 95%, sedangkan beras medium antara 78-60%. Beras kepala merupakan butir beras dengan dengan ukuran > 0,8 bagian dari butir beras utuh. Semakin besar proporsi beras kepala, tingkat keutuhan beras setelah proses penggilingan pun semakin tinggi. Tetapi, meskipun begitu kandungan gizi utamanya relatif sama kok, lemak berkisar antara 0-0,6%; protein 6-9%; dan karbohidrat 70-85%.

Keunggulan Masing-Masing Beras

perbandingan beras kualitas premium dan medium
Foto: Pixabay.com

Derajat sosoh 100% pada beras premium berarti peroses penyosohan bisa melepas seluruh lapisan luar beras sehingga memunculkan warna putih yang disukai konsumen. Tahu ngga sih, Sahabat Sehat? Sebenarnya lapisan aleuron (kulit ari) beras banyak mengandung vitamin dan mineral, loh!

Persentase derajat sosoh, diduga akan berpengaruh terhadap nilai beberapa komponen gizi yaitu kadar serat dan kadar cerna patinya. Semakin tinggi tingkat penyosohan, maka beras yang dihasilkan semakin cerah (putih). Hal ini menyebabkan zat gizi banyak yang terbuang karena sebagian besar ada di lapisan terluar beras. Jadi, beras medium yang ngga terlalu putih dan cantik (tapi dalam kondisi utuh) mempunyai kelebihan pada kandungan gizi mikronya daripada beras premium. Sebab, penyosohannya ngga 100%.

So, gimana Sahabat Sehat! Jadi sudah tahu ya, bright and dark side dari kedua jenis mutu beras ini. Setidaknya pilihan masyarakat pada beras medium bisa dikatakan sudah tepat, meskipun rata-rata belum mengetahui alasannya secara terperinci.

Apapun beras yang dikonsumsi, jangan sampai suka menyisakan nasi ya, Sahabat Sehat. Seperti yang kamu tahu, usaha untuk memperoleh nasi tidaklah mudah. Yuk, hargai jasa para petani. Selamat Hari Tani!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Putri N, Ismono RH, Murniati K. 2020. Efektivitas kebijakan harga eceran tertinggi (HET) dan rantai pasok beras medium di Provinsi Lampung. JIIA. 8(2): 318-325. http://repository.lppm.unila.ac.id/24412/1/NADYA%20PUTRI.pdf

Workshop perumusah SNI. 2017. Bedah SNI Produk Unggulan Daerah. https://www.bsn.go.id/uploads/download/4._SNI_unggulan_SulSel_-_TAR_Hanafiah_1.pdf

Kementan RI. 2021. Kita Harus Bersyukur, Beras Medium dan Premiun Kandungan Gizi Utama Sama. https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=2142. Diakses pada 20 September 2021.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.