3 Kondisi Anak Tunda Vaksin Covid-19

Halo Sahabat Sehat! Pembelajaran tatap muka telah dilakukan di beberapa sekolah di berbagai wilayah Indonesia. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, anak bisa berjumpa dengan kawan kelas dan bapak ibu guru secara langsung. Pemberian vaksin pada anak juga telah diperbolehkan.

Namun, Sahabat Sehat perlu tau kondisi anak yang siap menerima vaksin Covid-19. Lalu apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum memberi vaksin pada anak? Yuk, baca selengkapnya di penjelasan berikut!

vaksinasi covid-19 pada anak
Foto: Freepik.com

Memiliki gangguan imunitas tubuh

Seseorang yang memiliki gangguan imunitas seperti autoimun, gizi buruk, hiperimun atau defisiensi imun memiliki risiko jika diberikan sistem imun melalui vaksinasi. Dikhawatirkan vaksin akan mengganggu proses kerja obat gangguan imunitas yang diberikan. Meski belum ada teori pasti terkait dampak vaksinasi dengan gangguan imunitas tubuh, tetap mawas diri dengan menerapkan protokol kesehatan selalu.

Mengidap penyakit kronik dan menjalankan perawatan

Apabila kamu memiliki saudara atau anak yang memiliki penyakit hipertensi, diabetes mellitus, atau sedang menjalankan perawatan berupa kemoterapi ataupun radioterapi, akan lebih baik jika menunda vaksin Covid-19. Ini dikarenakan penyakit yang sedang dirasakan anak perlu disembuhkan terlebih dahulu sebelum menerima vaksinasi. Sebaiknya juga konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Sedang demam tinggi

Kondisi anak yang sedang demam 37,5°C atau lebih sebaiknya menunda mengikuti vaksinasi Covid-19 karena bisa menimbulkan efek samping yang mungkin saja terasa berat. Atau ada juga kemungkinan, demam tersebut merupakan gejala anak terkena virus Covid-19. Maka pastikan anak sudah sembuh tanpa merasa sakit apapun baru melakukan vaksinasi.

3 Kondisi Anak Tunda Vaksin Covid-19
Foto: Freepik.com

Pada dasarnya seluruh vaksin Covid-19 yang telah beredar di Indonesia sudah melalui uji klinis dan aman bagi masyarakat baik lansia, orang dewasa, remaja, maupun anak-anak. Namun, Sahabat Sehat tetap perlu mengetahui beberapa kondisi tubuh anak sebelum menerima vaksin untuk mengurangi efek samping yang mungkin saja timbul jadi lebih serius.

Pengenalan sejak dini terkait vaksin dan manfaatnua juga perlu digalakkan supaya anak ngga takut untuk divaksin. Meskipun vaksin anak sudah tersedia, protokol kesehatan tetap perlu dijalankan karena pandemi masih belum usai. Salam sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. 2021. Apakah Orang yang Terkena FLU, Boleh Mendapatkan Suntik Vaksin COVID-19? https://dinkes.kalbarprov.go.id/apakah-orang-yang-terkena-flu-boleh-mendapatkan-suntik-vaksin-covid-19/.

Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2021. Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Terkait Pemberian Vaksin COVID-19 pada Anak dan Remaja. https://dinkes.kalbarprov.go.id/apakah-orang-yang-terkena-flu-boleh-mendapatkan-suntik-vaksin-covid-19/.

Honest Docs. 2021. Kenapa Penderita Autoimun Tidak Boleh Divaksin COVID-19?.https://hdmall.id/c/vaksin-covid-19-pada-penyakit-autoimun.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.