Halo Teman Sehat! Apakah punya tahi lalat mengganggu buat kamu? Bagi sebagian orang, tahi lalat di posisi tertentu seperti mulut atau mata sering dikaitan dengan bertambahnya ketertarikan fisik. Tapi, buat sebagian lainnya, tahi lalat dianggap mengganggu, sehingga banyak yang menghilangkan tahi lalat dengan cara operasi ringan.
Tapi, ada yang bilang juga kalau tahi lalat adalah tanda-tanda kanker kulit.
Tapi tahukah Teman Sehat apakah tahi lalat itu sebenarnya? Yuk, ketahui fakta-fakta yang mungkin belum kamu ketahui tentang tahi lalat!

1. Apa itu tahi lalat?
Tahi lalat terjadi ketika sel-sel melanosit di kulit tumbuh pada bagian tertentu aja dan ngga menyebar secara merata. Sel-sel melanosit tersebut kemudian mengalami perubahan warna seiring dengan seringnya kulit terpapar sinar matahari. Tahi lalat bisa berkembang menjadi berbagai warna seperti hitam, coklat, coklat kemerahan, merah ungu serta dapat berwujud datar atau timbul di kulit.
2. Kenapa bisa ada tahi lalat?
Ternyata kemunculan tahi lalat berhubungan dengan sejumlah penyebab. Penyebab pertama adalah keturunan. Nah, coba perhatikan deh, apakah kamu punya tahi lalat yang posisinya hampir sama dengan orang tua kamu? Faktor kedua adalah paparan sinar matahari ketika masih anak-anak. Faktor ini sangat menentukan, kulit dengan paparan sinar matahari yang tinggi cenderung akan punya lebih banyak tahi lalat.
3. Tahi lalat = kanker kulit?
Tahi lalat yang muncul tiba-tiba dan berkembang secara ngga normal bisa jadi tanda awal kanker kulit yang disebut melanoma. Tahi lalat normal biasanya berwarna coklat merata, datar atau timbul, berukuran kurang dari 6 mm, bertahan bertahun-tahun atau kemudian memudar. Nah, perubahan pada tahi lalat harus diwaspadai loh, seperti ukuran, bentuk, dan warna. Teman Sehat bisa menggunakan panduan ABCDE berikut ini buat mewaspadai tahi lalat yang berubah menjadi melanoma:
- A: Asymmetry, ukurannya ngga simetris satu sama lain
- B: Border, bagian tepinya ngga teratur berlekuk-lekuk, atau kabur
- C: Color, 1 tahi lalat memiliki warna yang bervariasi atau berubah-ubah
- D: Diameter, ukurannya lebih dari 6 mm atau lebih dari setengah cm
- E: Evolving, tahi lalat terus berkembang, berubah ukuran, warna dan bentuk.
Jadi, ngga semua tahi lalat merupakan tanda kanker kulit ya, Teman Sehat!
4. Operasi untuk menghilangkannya
Operasi kecil merupakan cara efektif untuk menghilangkan tahi lalat. Untuk tahi lalat di posisi dan ukuran yang cukup mengganggu seperti di hidung, mata atau bibir, maka dapat dihilangkan dengan cara operasi. Selain itu, tahi lalat yang ngga timbul bsia dihilangkan dengan menggunakan laser.
Jadi Teman Sehat udah ngga bingung lagi kan tentang apa itu tahi lalat, penyebabnya, bahayanya, dan cara menghilangkannya? Jangan lupa inget rumus ABCDE ya! (agt&don)

