Sahabat Sehat isu polusi udara masih menjadi sorotan, khususnya bagi warga yang tingal di kota besar. Jika tidak segera dikendalikan, dampak terhadap kesehatan akan semakin besar. Berikut ini adalah efek yang ditimbulkan dari polusi udara bagi kesehatan.

Gangguan Pernapasan
Polusi udara dapat memperburuk gangguan pernapasan seperti asma, bronkitis dan lainnya. Partikel kecil di dalamnya bisa masuk ke dalam saluran pernapasan dan menembus sistem pertahanan tubuh. Tingkat keparahannya bergantung pada jenis polutan dan tingkat paparannya. Jika masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa, tanpa ada pengendalian dari semua elemen tentu paparannya akan semakin banyak dan konsentrasinya juga akan semakin meningkat.
Penyakit Jantung
Dalam jangka panjang apabila seseorang kerap terpapar polusi udara, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Partikel kecilnya akan masuk dalam tubuh dapat menimbulkan peradangan dan merusak fungsi pembuluh darah sehingga risiko pembuluh darah tersumbat meningkat. Aliran darahh yang terganggu mengakibatkan risiko penyakit jantung meningkat.

Sakit Mata dan Tenggorokan
Orang-orang yang bertempat tinggal di tempat dengan polusi udara tinggi mungkin merasakan sakit mata dan tenggorokan. Partikel kecil yang masuk pada mata, akan mengendap sehingga membuat iritasi, menyebabkan mata menjadi gatal dan berair. Begitu juga pada tenggorokan, partikel yang terhirup akan membuat batuk, gatal pada tenggorokan.
Gangguan Kesehatan pada Janin
Ibu hamil yang terpapar polusi udara dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan janinnya. Perkembangan janin terhambat karena adanya berbagai partikel berbahaya dalam polusi udara. Paparan polusi udara dapat mengganggu aliran darah dan oksigen ke janin sehingga pertumbuhan janin pun terhambat. Akibatnya, bayi lahir dengan berat badan rendah. Bayi dengan berat badan rendah lebih rentan terhadap komplikasi kesehatan seperti infeksi, masalah pernapasan, dan masalah pertumbuhan.
Sahabat Sehat, polusi udara memberi dampak yang serius bagi jangka pendek dan jangka panjang. Langkah-langkah yang dapat kita ambil adalah dengan mengurangi paparan polusi udara dengan menghindari aktivitas di luar ruangan saat tingkat polusi tinggi, menggunakan masker pelindung, menjaga kebersihan ruangan dalam, dan mendukung penuh upaya pengendalian polusi udara yang dibuat pemerintah.
