Ginjal merupakan organ penting yang berfungsi untuk menyaring darah, membuang racun, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Ketika mengalami kerusakan, kinerjanya akan terganggu yang berakibat fatal bagi kesehatan.
Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, sebanyak 638.178 orang penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas telah didiagnosis mengalami penyakit ginjal kronis. Tanpa Sahabat Sehat sadari, ada kebiasaan tertentu yang dapat membahayakan kesehatan ginjal, berikut ini tiga di antaranya.

Konsumsi Garam dan Gula Berlebih
Konsumsi gula berlebih, akan berkontribusi pada terjadinya obesitas dan diabetes. Tahukah Sahabat Sehat, diabetes merupakan penyebab nomor satu gagal ginjal di seluruh dunia?
Ketika mengalami diabetes, tubuh ngga bisa menggunakan insulin dengan baik. Kondisi ini akan memicu naiknya kadar gula dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi akan mengganggu kinerja ginjal untuk menyaring darah dan menyebabkan kerusakan pada jaringan pembuluh darah kecil yang ada pada ginjal.
Sementara itu, mengonsumsi garam secara berlebihan dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Ginjal akan dipaksa untuk mengurangi produksi urin dan menahan lebih banyak air di dalam pembuluh darah supaya kadar natrium darah tetap normal. Akibatnya, tekanan darah meningkat. Kondisi ini akan memperberat kerja ginjal dan secara perlahan membuatnya rusak.
Kurang Minum Air
Kurang minum air putih akan membuat ginjal kesulitan untuk menyaring darah dengan optimal. Racun dan sisa metabolisme akan menumpuk karena kurangnya cairan yang dibutuhkan untuk mengangkutnya keluar dari tubuh. Akibatnya, urin menjadi sangat pekat dan memiliki kadar limbah nitrogen (seperti urea) dan mineral (seperti kalsium oksalat) yang tinggi. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini akan memicu terbentuknya batu ginjal yang dapat melukai dan menyumbat saluran kemih.
Selain itu, dehidrasi kronis juga menyebabkan penurunan volume darah yang membuat aliran darah ke ginjal jadi berkurang. Kondisi ini memaksa ginjal untuk menyaring darah dalam tekanan yang ngga ideal. Lama-kelamaan kondisi ini akan menyebabkan penurunan fungsi ginjal.

Kurang Gerak dan Pola Tidur Berantakan
Gaya hidup sedentari atau “mager” (malas gerak) dapat meningkatkan faktor risiko penyakit ginjal kronis, seperti hipertensi, obesitas dan diabetes. Pola tidur yang ngga teratur juga sering dikaitkan sebagai penyebab kondisi tersebut.
Selain itu, saat tidur tubuh akan memperbaiki kerusakan sel, termasuk sel pada ginjal. Kurang tidur kronis akan mengganggu proses regenerasi ini dan secara perlahan membuat ginjal ngga mampu bekerja secara maksimal.
Sahabat Sehat, menjaga kesehatan ginjal bisa dimulai dengan hal-hal sederhana, seperti membatasi konsumsi garam dan gula, minum air dengan cukup, serta rutin melakukan aktivitas fisik dan menjaga pola tidur. Yuk, sayangi ginjalmu mulai dari sekarang!

